Angin Kencang-Material Mudah Terbakar Buat Api di Gedung Bapenda DKI Sulit Padam

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gedung Bapenda DKI Jakarta terbakar pada Jumat (7/8) malam. Foto: Joakhim Tharob/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gedung Bapenda DKI Jakarta terbakar pada Jumat (7/8) malam. Foto: Joakhim Tharob/kumparan

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara menyebut angin kencang menjadi salah satu faktor yang membuat kobaran api kembali membesar saat kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta.

“Tadi kita tahu ya cuaca terasa angin kencang ya mungkin memicu kembali untuk timbulnya kebakaran,” kata Bayu di lokasi, Sabtu (8/8).

Selain angin, Bayu mengatakan material yang terbakar di dalam gedung juga membuat proses pemadaman berlangsung lebih lama.

“Terkait dengan material terbakar itu juga salah satu menjadi penyebab kebakaran agak sedikit lama (padamnya),” ujarnya.

Kebakaran melanda gedung Bapenda DKI Jakarta pada Jumat (7/8) malam. Foto: Joakhim Tharob/kumparan

Meski begitu, Bayu memastikan petugas berupaya melakukan pemadaman secepat dan seefektif mungkin agar api segera dapat dikendalikan.

“Seperti biasa ya terkait dengan pemadaman kami berupaya secepat mungkin, seefektif mungkin,” ucap Bayu.

Kebakaran gedung Bapenda DKI Jakarta terjadi pada Jumat (7/8) malam. Hingga Sabtu (8/8) dini hari, petugas masih melakukan proses pendinginan setelah kobaran api berhasil dipadamkan.