Angka Kematian akibat Corona di Prancis Tembus 10 Ribu Orang

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana di sekitar menara Eiffel, Paris saat lockdown. Foto: REUTERS/Pascal Rossignol
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di sekitar menara Eiffel, Paris saat lockdown. Foto: REUTERS/Pascal Rossignol

Angka kematian akibat virus corona di Prancis tembus 10 ribu orang. Dengan angka terbaru ini, Prancis masuk ke jajaran empat negara dengan angka kematian lebih 10 ribu, setelah Italia, Spanyol, dan Amerika Serikat.

Diberitakan Reuters, kepala otoritas kesehatan publik Prancis, Jerome Salomon, pada Selasa (7/4) mengatakan angka penderita dan kematian masih akan bertambah di negara itu. Kematian di Prancis terjadi terbanyak rumah sakit dan panti jompo.

Salomon mengatakan, pasien virus corona yang meninggal di rumah sakit mencapai total 7.091 per Selasa. Sementara jika ditambah angka kematian di panti jompo, jumlah total kematian di negara itu mencapai 10.328 orang.

Suasana di sekitar Place de la Concorde dan Champs Elysees Avenue yang kosong karena virus corona. Foto: REUTERS/Pascal Rossignol

Sementara jumlah penderita corona di rumah sakit Prancis adalah 78.167 orang, di panti jompo 30.902 orang. Namun Salomon mengatakan peningkatan pasien yang harus dirujuk ke ICU hanya 0,8 persen dalam 24 jam terakhir, terus menurun dalam 8 hari berturut-turut.

"Perlunya mencari tempat ICU baru tidak mendesak. Tapi keseimbangan dari pasien baru yang memerlukan perawatan tetap positif, artinya pandemi ini masih meluas," kata Salomon.

Italia, negara tetangga Prancis, memiliki angka kematian tertinggi yaitu 17 ribu lebih orang. Di posisi kedua setelah Italia adalah Spanyol dengan 14 ribu lebih kematian. Sementara AS hingga saat ini memiliki 12 ribu lebih angka kematian.

Petugas polisi memeriksa dokumen seorang pengemudi di depan Menara Eiffel di Paris, Prancis. Foto: AFP/ Ludovic MARIN

Ini adalah pekan keempat Prancis menerapkan lockdown. Rencananya, lockdown akan berlangsung hingga 15 April. Namun Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe menyiratkan akan memperpanjangnya, mengatakan pencabutan lockdown tidak akan terjadi dalam semalam.

Sementara itu di ibu kota Paris, aparat memperketat lockdown. Kini warga dilarang melakukan aktivitas olahraga luar ruangan antara pukul 10.00 hingga 19.00.

====================

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!