Angka Pencurian Motor Tinggi, Polres Jakbar Buat Program Cekal Curanmor

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pencurian spion motor. Foto: Faisal Rahman/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pencurian spion motor. Foto: Faisal Rahman/kumparan

Angka kasus pencurian motor khususnya di wilayah Jakarta Barat, terbilang cukup tinggi. Oleh karena itu, Polres Metro Jakarta Barat membuat program Cekal Curanmor.

Program ini melibatkan pemuda yang memiliki kemampuan di bidang khusus mekanis. Nantinya akan dioperasikan pengaman ganda pada bagian kendaraan yang berfungsi mencegah aksi pencurian.

"Alat saklar sebagai kunci ganda pengamanan pada sepeda motor ini diharapkan mampu mengurangi kasus pencurian yang marak terjadi," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Ady Wibowo di Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (17/3).

Kapolres Metro Jakarta Barat Ady Wibowo (tengah) saat meninjau program cekal pencurian motor (Cekal Curanmor) di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat Foto: Dok. Istimewa

Program ini, kata Ady, dapat mengembangkan UMKM para pemuda, khususnya yang memiliki kemampuan khusus di bidan mekanis.

"Kegiatan ini juga untuk mengembangkan UMKM anak-anak, warga yang memiliki kemampuan khususnya dalam bidang mekanis atau teknis terkait dengan alat yang dipasang di kendaraan bermotor," sambungnya.

Ady mengatakan, program ini juga berawal dari beberapa kegiatan yang disampaikan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang menyampaikan bisa memanfaatkan potensi kemampuan masyarakat guna membantu tugas Kepolisian.

"Kita tahu bersama masih banyak terjadi curanmor di wilayah kita tentunya ini kegiatan yang sangat positif karena ini bagian dari pada tindakan pencegahan preventif supaya tidak terjadi curanmor yang menimbulkan korban," ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Barat Ady Wibowo (tengah) saat meninjau program cekal pencurian motor (Cekal Curanmor) di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat Foto: Dok. Istimewa

"Program cekal cegah curanmor untuk bisa menghindari korban korban pencurian sepeda motor. Apalagi mendekati Ramadhan, kita tahu tren kejahatan cukup meningkat ini adalah salah satu bagian upaya kita untuk melakukan pencegahan," tambahnya.

Menurut Ady, sudah ada 150 kendaraan yang telah dipasang alat saklar ini. Dengan begitu, lanjutnya, bisa mencegah terjadinya aksi pencurian sepeda motor.

"Saat ini sudah ada 150 kendaraan roda dua yang di pasang alat ini, yang nanti juga akan kita kembangkan bisa mencegah kejadian curanmor yang memang masih menjadi cukup krusial di wilayah Jakarta Barat," terangnya.

"Sangat didapat sangat mudah. Saat pandemi ini kita mencoba mengangkat UMKM. Alhamdulillah harganya tidak terlalu mahal hanya Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu," sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Tokoh Pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Azis, menyambut baik program ini. Ia berharap hal ini bisa mencegah kejahatan yang sangat meresahkan masyarakat.

"Tadi sudah kita sampaikan ke pak Camat agar dapat dijadikan produk. Semoga alat ini bisa mencegah kejahatan curanmor yang selama ini meresahkan warga," kata Umar.