Anies Akan Lawan Ketimpangan dengan Kebaikan, Singgung Filosofi Jawa

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Capres nomor urut 01 Anies Baswedan saat Debat Kelima Pilpres 2024 di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Minggu (4/2/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Capres nomor urut 01 Anies Baswedan saat Debat Kelima Pilpres 2024 di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Minggu (4/2/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Capres nomor urut 1, Anies Baswedan menegaskan akan melawan kekuasaan yang melahirkan ketimpangan. Ini disampaikan Anies, dalam pernyataan penutup debat capres terakhir, Minggu (4/2).

"Kita juga menyaksikan ada yang menolak ini. Yang hidup dari ketimpangan ini. Yang justru merasakan kekuasaan dari ketimpangan ini. Itu yang akan kami lawan," kata Anies di JCC, Jakarta Pusat.

Perlawanan tersebut, lanjut Anies, tak dilakukan dengan cara-cara menebar kebencian. Tapi dengan rasa ketidaksukaan dan membawa spirit perubahan.

"Tapi kami tidak melawan dengan kebencian, kami tidak melawan dengan rasa ketidaksukaan, kami akan membawa ini dengan spirit, Sura dira jayaningrat lebur dening pangastuti, segala angkara murka akan kalah oleh kebaikan," lanjutnya.

video youtube embed

Anies juga menegaskan bahwa kepentingan Indonesia di atas segalanya. Dia memastikan akan merawat kebinekaan.

"Merah putih di atas segalanya. Penghormatan kepada kebhinekaan, penghormatan kepada persatuan akan mengantarkan kita yang kita ikhtiarkan bersama-sama menjadi Indonesia yang cerdas, sejahtera, sehat. Kesetaraan kesempatan bagi semua itulah yang kami akan bawa," tandasnya.