Anies: Ayo Ikhtiar Putus Penularan Corona, Semoga Allah Buka Pintu Penyelesaian

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anies di Perayaan Natal Virtual oleh Pemprov DKI. Foto: Youtube/Pemprov DKI Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Anies di Perayaan Natal Virtual oleh Pemprov DKI. Foto: Youtube/Pemprov DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi pembicara di acara PKS bertajuk “Doa Bersama Untuk Indonesia Sehat”. Acara tersebut digelar secara virtual, Kamis (31/12) malam.

Dalam kesempatan itu, Anies mengajak untuk tetap ikhtiar dan berdoa kepada Allah agar pandemi virus corona ini dapat segera berakhir.

“Kegiatan ini salah satu bentuk kita tawakal kita dekatkan diri ke Allah seiring dengan ikhtiar hadapi COVID-19 kita harap ini bukan sekadar refleksi akhir tahun tapi juga kegiatan ini bicara masa depan harapan untuk 2021 yang bentar lagi kita masuk,” kata Anies dalam sambutannya.

Gubenrnur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (1/12). Foto: Instagram/@aniesbaswedan

Anies menyebut, pandemi ini adalah ujian yang harus dihadapi. Oleh sebab itu ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus berdoa agar diberi kemudahan untuk menghadapinya.

“Kita semua sadar pandemi ini ujian kemanusiaan peradaban yang perlu energi panjang kita semua berdoa insyaallah Allah berikan kekuatan kemudahan berikan buka pintu penyelesaian yang kita semua belum sadari,” ujarnya.

"Kita ambil hikmah dan memenangkan itu, izinkan saya ajak terus berikhtiar putus rantai penularan pada ujungnya kita ucapkan syukur alhamdulillah lewati ikhtiar yang sungguh-sungguh kita akan berhasil hadapi ini semua," ucap Anies.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat dijenguk keluarganya, di rumah dinasnya di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/12). Foto: Instagram/@fery.farhati

Anies mengajak agar pandemi virus corona ini bisa dijadikan hikmah kehidupan. Apalagi dampak pandemi ini juga berakibat krisis ekonomi.

“Bagian kita disiplin terapkan prokes. pandemi ini harus dipandang kesempatan untuk ambil hikmah ketika ada krisis kesehatan lalu muncul krisis ekonomi lalu muncul tantangan besar apa yang terjadi? Saya sering sampaikan ke teman jajaran bahwa krisis ini adalah perubahan yang dipercepat di mana kita harus transformasi terobosan langkah baru yang belum pernah kita alami,” ungkapnya.