Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

ADVERTISEMENT
Hari libur Isra Mikraj Kamis pagi (11/3) hari ini, dimanfaatkan Gubernur DKI Anies Baswedan dengan bersepeda keliling Jakarta. Tak sendiri, Anies turut mengajak Duta Besar Denmark Lars Bo Larsen, Dubes Kanada Cameron MacKay, Wakil Dubes Belanda Ardi Stoios-Braken, dan Dubes Uni Eropa untuk ASEAN Igor Driesmans.
ADVERTISEMENT
Rute mereka berawal dari Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kelimanya melintasi kawasan Sudirman-Thamrin yang basah setelah diguyur hujan sejak malam. Gowes pun berakhir di Terowongan Kendal, Jakarta Pusat.
Duta Besar Denmark, Lars Bo Larsen, menikmati kegiatan bersepeda yang dilakukan, khususnya di pagi hari. Meski, gowes dalam kondisi gerimis.
"Saya orangnya suka bersepeda dan itu tidak masalah di saat gerimis pun tetap dilakukan. Meskipun ada perasaan berbeda di saat musim penghujan, tapi saya suka udara segar saat pagi hari. Saya tentu menikmati bersepeda bersama Gubernur Anies Baswedan," ujar Lars Bo Larsen dikutip dari situs resmi Pemprov DKI.
"Saat berkendara bersama, saya menikmati penjelasan beliau dalam memperlihatkan tempat ruang terbuka publik sekaligus fasilitas transportasi umum yang terus diupayakan tetap terintegrasi
Menurut dia, olahraga seperti bersepeda penting untuk meningkatkan imunitas di masa pandemi saat ini. Ia pun menilai sepeda merupakan moda transportasi yang potensial di Jakarta melihat perkembangannya dalam beberapa tahun terakhir.
ADVERTISEMENT
"Ini harus ditingkatkan dan ini peluang bagi Jakarta untuk mewujudkannya, seperti penataan jalur yang lebih banyak lagi. Saya berharap, target Pemprov DKI Jakarta untuk penataan jalur sepeda segera terealisasi," tutur dia.
Dubes Kanada, Cameron MacKay pun mengaku dirinya suka bersepeda. Terutama saat car free day setiap hari Minggu sebelum terjadi pandemi COVID-19.
Dia menilai, dalam tiga tahun terakhir Jakarta telah berbenah untuk memperbaiki kualitas lingkungan dan transportasi umum. Khususnya ketersediaan jalur sepeda.
"Saya menyukai bersepeda di Jakarta, jika kita memikirkan kota ini, Jakarta adalah kawasan Metropolitan yang besar. Di kota ini tersedia area terbuka hijau, kita bisa berjalan kali menikmati suasana di trotoar, bisa juga dengan bersepeda," ungkap Dubes Cameron.
ADVERTISEMENT
Ia juga menilai, Jakarta sangat berpotensi sebagai kota besar sebagai tujuan berwisata, berbisnis, dan berinvestasi. Hal ini lantaran Pemprov DKI Jakarta dipandang konsisten menjaga beberapa kawasan tetap hijau di area perkantoran.
"Saya mengapresiasi Gubernur Anies yang telah menjalankan tugasnya untuk meminimalisir kemacetan yang terjadi di Jakarta," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Anies menjelaskan kepada para Dubes itu bahwa Jakarta tengah berupaya mengubah pola pikir tentang bersepeda. Dari bersepeda sebagai olahraga atau hiburan menjadi alat transportasi.
Ia menyebut bahwa Jakarta telah belajar mengenai jalur sepeda dari sejumlah kota besar di dunia. Seperti Tokyo, Paris, Brussel, Medellin, dan banyak kota lainnya.
"Ini transformasi sederhana, tapi mengubah cara kita memandang bersepeda. Kita semua mengharapkan kolaborasi yang kuat untuk berkomitmen dalam menjaga sistem mobilitas yang berkelanjutan, untuk ketahanan perkotaan, serta mencapai target mengurangi 50% emisi gas rumah kaca pada tahun 2030 dan emisi bersih pada tahun 2050," kata Anies.
ADVERTISEMENT