Anies Baswedan Laporkan Gratifikasi Tongkat Komando dari Ghana ke KPK

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melaporkan pemberian tongkat komando ke KPK, Jumat (3/8). (Foto: Adim Mugni/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melaporkan pemberian tongkat komando ke KPK, Jumat (3/8). (Foto: Adim Mugni/kumparan)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambangi KPK untuk melaporkan tongkat komando dari seorang Kepala Suku dari Ghana. Tongkat itu dilaporkan Anies Baswedan ke unit Gratifikasi KPK.

"Ini sebuah sebuah tongkat komando, sebagai tanda kepala suku. Diberikan oleh seorang kepala suku dari Ghana yang datang ke Jakarta," kata Anies di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (3/8).

Anies Baswedan mengaku tidak tahu mengenai harga dari tongkat tersebut. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada KPK untuk melakukan kajian lebih lanjut terkait tongkat itu.

Dalam kesempatan itu, Anies sempat mempraktikan cara penggunaan tongkat komando tersebut. Menurutnya, Kepala Suku di Ghana itu suka memakai tongkat komando itu dengan menggantungkannya di bagian pundak.

"Beliau biasanya suka gini (tongkat dikaitkan di pundak)" jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melaporkan pemberian tongkat komando ke KPK, Jumat (3/8). (Foto: Adim Mugni/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melaporkan pemberian tongkat komando ke KPK, Jumat (3/8). (Foto: Adim Mugni/kumparan)

Diketahui tongkat komando itu diberikan kepada Anies Baswedan oleh delegasi Afrika ketika menghadiri acara penutupan pertemuan Ulama dan Dai se-Asia Tenggara, Afrika, dan Eropa kelima yang diadakan di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Jumat (6/7) lalu.