Anies Bicara soal Endorse Jokowi: Siapa Bilang Saya Enggak Dapat?
·waktu baca 2 menit

Bakal calon presiden Anies Baswedan buka suara soal hubungannya dengan Presiden Jokowi. Jelang tahun politik, Jokowi memang diisukan memberikan "endorsement" untuk sejumlah pihak, termasuk capres PDIP Ganjar Pranowo dan capres Gerindra Prabowo Subianto, dengan mengunggah kedekatan mereka di berbagai acara.
Saat ini, baru ada tiga nama yang sudah dideklarasikan menjadi capres: Anies, Ganjar, dan Prabowo. Sehingga Anies dinilai publik menjadi satu-satunya capres yang berseberangan atau tidak mendapat dukungan dari Jokowi.
"Siapa bilang [saya] enggak dapat endorse Pak Jokowi?" ucap Anies saat ditanya soal isu ini di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (2/8).
Anies menyebut, sebagai presiden, Jokowi akan selalu menempatkan posisinya sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan yang menjunjung keadilan. Sehingga, pertemuan Jokowi dengan Prabowo dan Ganjar, menurut Anies, adalah dalam konteks tugas.
"Kalau sekarang saya beberapa waktu ini saya tidak berjumpa dengan Pak Presiden, ya memang enggak ada konteksnya. Ketika dulu saya bertugas sebagai Gubernur [DKI], sering bertemu dengan Bapak Presiden. Kenapa? Ya Gubernur Jakarta dengan Presiden berinteraksi," jelas Anies.
Setelah ia selesai menjabat sebagai gubernur, Anies menyebut ia juga sudah pamit baik-baik dengan Jokowi. Sedangkan dua capres lainnya, Prabowo dan Ganjar, saat ini masih aktif menjabat di pemerintahan sehingga punya kesempatan bertemu Jokowi.
"Yang satu, Pak Ganjar, sebagai gubernur Jateng. Yang satu Pak Prabowo sebagai menteri. Semuanya punya interaksi dengan presiden," ungkap Anies.
"Jadi jangan sampai kita ikut-ikutan menuduh Pak Presiden dengan tuduhan yang enggak baik begini. Seakan-akan Pak Presiden itu partisan. Lho beliau itu kan kepala negara, yang mewakili. Saya yakin beliau juga menempatkan begitu," tandasnya.
