Anies: Desain Revitalisasi Monas Dikirim ke Setneg, Tinggal Eksekusi

Komisi Pengarah dan pihak Pemprov DKI telah menggelar rapat bersama untuk membahas kelanjutan revitalisasi Monas. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, secara prinsip revitalisasi Monas tetap berlanjut, tapi DKI harus melengkapi desain untuk diserahkan ke Komisi Pengarah.
Anies mengatakan, desain revitalisasi Monas yang dibutuhkan Komisi Pengarah sudah diserahkan. Setelah itu, desain akan dipelajari sebelum akhirnya diputuskan revitalisasi Monas yang sempat terhenti, dilanjutkan kembali.
"Jadi prinsipnya sudah disepakati, tapi kan harus diwujudkan dalam bentuk gambar. Sudah dikerjakan tadi malam sampai tadi pagi. Tadi sudah dikirimkan ke Setneg. Nanti insyaallah tinggal dieksekusi," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Kamis (6/2).
Anies yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi Pengarah mengatakan, dalam rapat seluruh anggota komisi ingin revitalisasi Monas selesai sesuai target. Untuk itu, semua dokumen yang dibutuhkan sudah diserahkan.
"Ketua komisi pengarah menginginkan itu sesuai target waktunya. Jadi itu kesimpulan, lalu dari kesimpulan kemarin, kita harus wujudkan dalam bentuk gambar. Gambar Itu sudah diserahkan kepada Komisi pengarah untuk kemudian nanti disepakati sama-sama," jelas Anies.
Tak hanya itu, bahkan Komisi Pengarah mengapresiasi Pemprov dalam merevitalisasi Monas. Hal ini karena desain revitalisasi Monas nyatanya menambah ruang terbuka hijau (RTH).
"Pertama bahwa ini sejalan dengan Keppres. Kemudian yang kedua malah Komisi Pengarah memberikan apresiasi karena akan terjadi penambahan ruang terbuka hijau di kawasan Monas," tutur dia.
"Dan sebagian juga baru menyadari bahwa tempat parkir IRTI, kemudian lenggang Jakarta itu semua itu akan menjadi tempat yang hijau," ucap.
