Anies: Ibu Hamil Kalau Kena COVID Paling Sulit, Pagi Tadi Ada yang Meninggal

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan sidak ke kantor di gedung Sahid Centre di Jalan Jendral Sudirman, Selasa (6/7). Foto: Instagram/@aniesbaswedan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan sidak ke kantor di gedung Sahid Centre di Jalan Jendral Sudirman, Selasa (6/7). Foto: Instagram/@aniesbaswedan

Saat melakukan sidak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kantor-kantor di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemukan ibu hamil yang masih ngantor. Padahal ibu hamil sangat berisiko bila terpapar COVID-19.

Anies mengatakan, pagi tadi menemukan pasien COVID-19 yang hamil dan kemudian meninggal. Ibu hamil tersebut meninggal saat melakukan proses persalinan.

kumparan post embed

"Jangan seperti ini, apalagi ibu hamil masuk. Ibu hamil kalau kena covid mau melahirkan paling susah. Pagi ini saya terima satu ibu hamil meninggal karena apa? Melahirkan, COVID," ujar Anies saat melakukan sidak di PT Equity Life Indonesia, dikutip Insta Storynya, Selasa (6/7).

Anies menyebut ibu hamil sangat sulit penanganannya bila terpapar corona. Dia mengatakan ini saat murka pada penanggung jawab perusahaan yang masih meminta ibu hamil ngantor di tengah lonjakan kasus.

"Tiap hari kita nguburin orang pak. Bapak ambil tanggung jawab. Semua buntung pak, enggak ada yang untung, pak," murka Anies.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan sidak ke kantor di gedung Sahid Centre di Jalan Jendral Sudirman, Selasa (6/7). Foto: Instagram/@aniesbaswedan

Seperti diketahui, saat ini virus COVID-19 yang mendominasi Jakarta yakni varian Delta. Varian Delta diketahui lebih cepat menular dan berpotensi menimbulkan gejala pada pasien covid.

"Data kami dapat bahwa 90 persen di Jakarta sudah varian Delta. Jadi varian Delta sudah ada 90 persen di kita," ujar Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers virtual terkait PPKM Darurat Jawa-Bali, Senin (5/7) malam.

Ilustrasi ibu hamil pakai masker. Foto: Shutter Stock