Anies: Imlek Ajarkan Gotong Royong Hadapi COVID-19 dan Bencana

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga keturunan Tionghoa melakukan ibadah sembahyang menyambut tahun baru Imlek 2572 di kawasan Klenteng Petak Sembilan, Jakarta, Jumat (12/2). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Warga keturunan Tionghoa melakukan ibadah sembahyang menyambut tahun baru Imlek 2572 di kawasan Klenteng Petak Sembilan, Jakarta, Jumat (12/2). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadir dalam perayaan nasional Tahun Baru Imlek 2572 secara virtual. Anies mengatakan, sejarah Imlek sangat relevan dengan kondisi saat ini: setiap orang harus gotong royong menghadapi pandemi COVID-19 dan bencana lainnya.

"Dalam sejarahnya Imlek itu memberikan hikmah tentang pentingnya persatuan dalam menghadapi semua masalah. Ada suatu kisah klasik di Tiongkok tentang Imlek yang menyatakan bahwa dengan gotong-royong masyarakat desa bekerja sama mengusir raksasa yang mengganggu desa itu," kata Anies, Minggu (14/2).

Kisah klasik ini banyak hikmahnya dan relevan dengan situasi kita sekarang. Saat ini kita berhadapan dengan pandemi COVID-19 dan ada bencana alam dan ini justru harus menjadi kesempatan untuk mengokohkan rasa persatuan dan memupuk optimisme kita.

--Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan saat menyerahkan beasiswa kepada anak tenaga medis corona yang meninggal dunia dalam penanganan COVID-19. Foto: Pemprov DKI Jakarta

Anies tahu betul perayaan Imlek 2021 sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Tak ada dentuman suara dari pertunjukan Barongsai, kepulan asap di kelenteng. Pandemi COVID-19 dan bencana lainnya benar-benar mengingatkan semua pihak untuk tetap bersama menghadapi bencana ini.

Anies juga mengutip salah satu pepatah Tiongkok dalam hal menghadapi bencana. Baginya, setiap permasalahan harusnya lebih melihat kesempatan untuk menyelesaikannya, bukan terjebak pada kesulitannya.

Pepatah itu, yakni orang optimistis melihat kesempatan dalam setiap kesulitan, sementara yang pesimistis melihat kesulitan walau di depannya ada kesempatan.

"Senada dengan pepatah itu saya ingin mengajak kepada kita semua melihat momen pandemi ini momen kesulitan ini untuk mencari kesempatan, untuk mencari peluang agar kita bisa kembali kuat, kembali bangkit dalam suasana persatuan dalam suasana persaudaraan saling menopang saling memupuk optimisme," tutur Anies.

"Dan itu semua nanti harapannya bisa membuat kita lebih cepat melewati masa penuh ujian ini. Selamat Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili," ucap Anies.