Anies Ingin Jakarta Jadi Kanvas Seni dan Budaya dengan Banyak Mural

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anies saat peresmian mural di TIM, Jakarta, Senin (10/9/2018). (Foto: Moh Fajri/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies saat peresmian mural di TIM, Jakarta, Senin (10/9/2018). (Foto: Moh Fajri/kumparan)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bekerja sama dengan Kedutaan Besar Kolombia meresmikan lukisan mural di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat. Anies ingin Jakarta dipenuhi lebih banyak hiasan seni dan budaya, salah satunya seperti karya yang dibuat oleh pelukis asal Kolombia bernama Ledania.

“Mereka (Pemprov DKI dan Kedubes Kolombia) bekerja membangun, melukis mural di TIM. Kita sudah lihat hasilnya dan saya sampaikan tadi bahwa rencana kita untuk menjadikan Jakarta sebagai kanvas seni dan budaya. Akan kita teruskan dan ini adalah salah satu milestone-nya,” kata Anies di TIM, Senin (10/9). Anies datang ke TIM ditemani oleh putra bungsunya, Ismail Hakim.

Maka dari itu, Anies berharap kerja sama dengan Kedubes Kolombia bisa menjadi langkah awal. Anies juga meminta Ledania bisa bertukar pikian dengan pembuat mural lainnya yang ada di Indonesia.

Mural di TIM, Jakarta. (Foto: Moh Fajri/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Mural di TIM, Jakarta. (Foto: Moh Fajri/kumparan)

“Dan tadi saya mengundang kepada Ibu Ledania untuk bisa bertemu, berinteraksi dengan para pelukis mural di Indonesia. Dan pelukis mural Indonesia tidak kalah, hebat-hebat, baik-baik karena itu pertukaran pikiran, pertukaran gagasan antar mereka jadi penting,” ujar Anies.

Anies kemudian mengungkapkan di Jakarta sendiri pembuatan mural sudah dimulai, khususnya dalam menyambut Asian Games 2018. Menurut Anies, dengan adanya mural yang dilukis di dinding-dinding bisa menambah estetika dan menjadi lebih indah.

“Kita ingin ini diteruskan dan saya ingin mengharapkan kepada seluruh warga, manfaatkan kreativitas yang ada di lingkungan kita. Orang-orang kreatif diberikan fasilitas supaya tempat-tempat kita tinggal menjadi tempat yang indah, menjadi yang artistik,” tutup Anies.