Anies Jadikan Kota Tua LEZ: Trotoar Kawasan Utama, Langsung Muncul Kesetaraan
·waktu baca 2 menit

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengungkapkan tujuannya menjadikan kawasan Kota Tua sebagai lokasi penerapan Low Emission Zone (zona emisi rendah/LEZ). Sebab, konsep ini merupakan pembangunan kota modern. Selain itu, LEZ dinilai bisa memunculkan kesetaraan antar warga.
“Kita menempatkan trotoar kawasan pejalan kaki sebagai kawasan utama. Apa yang terjadi? yang terjadi adalah langsung perasaan kesetaraan itu muncul,” kata Anies dalam peresmian Festival Batavia Kota Tua, di Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Jumat (26/8).
Anies mengatakan, dengan membangun trotoar lebar, masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk bebas menikmati Kota Tua dengan berjalan kaki. Komunikasi antar warga bisa terjalin intens tanpa batasan. Konsep inilah yang ia sebut dengan kesetaraan.
"Ada segala macam fasilitas yang menggambarkan strata posisinya di dalam struktur masyarakat, tapi begitu menggunakan trotoar maka di tempat ini berkumpul beribu ratusan ada di tempat ini," kata dia.
"Kita tidak bisa membedakan latar belakangnya apa pun, semua berdiri di tempat yang sama, semua berjalan di jalan yang sama, semua dalam posisi yang dekat satu sama lain,” lanjutnya.
Dengan menjadi kawasan LEZ, kini masyarakat bisa bebas berjalan kaki di trotoar yang berada di area depan Stasiun Kota Tua. Trotoar tersebut membentang sepanjang 2,11 kilometer dengan lebar tiga meter.
Dengan dibangunnya ruang terbuka baru yang cukup luas, hal tersebut memungkinkan masyarakat untuk beraktifitas dan saling berinteraksi satu sama lain.
“Tempat ini memberikan hubungan antar orang terasa intimate, terasa dekat terasa akrab, kita ingin kota yang mempersatukan, kita ingin kota yang menimbulkan kesetaraan, dan di kawasan ini dengan menggunakan 100 persen nanti jalan kaki,” tuturnya.
Sebelumnya, kawasan Kota Tua sudah menjadi zona rendah emisi secara bertahap sejak 8 Februari 2021 lalu. Hingga saat ini, revitalisasi Kota Tua masih dirampungkan, begitu pun dengan mekanisme penerapan aturan LEZ di kawasan tersebut.
Meski masih dalam proses, Anies mengajak masyarakat untuk mengunjungi Kota Tua dengan berjalan kaki dan menggunakan transportasi umum.
“Lagi-lagi ini adalah tanda sebuah kota modern yang InsyAallah Jakarta akan terus menerus mengalami modernisasi itu. Jadi mengandalkan transportasi umum dan jalan kaki,” pungkasnya.
