Anies: Jakarta Siap Vaksinasi Lansia, Treatment Keputusan Medis, Bukan Politis

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah tenaga kesehatan mendapatkan vaksinasi dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah tenaga kesehatan mendapatkan vaksinasi dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Kemenkes memutuskan untuk memberi vaksin corona kepada lansia yang sebelumnya masuk daftar pengecualian. Lampu hijau vaskin Sinovac untuk lansia di Indonesia disetujui BPOM yang merujuk pada uji klinis di Brasil dan China.

Merespons hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan Jakarta siap menjalankan vaksinasi kepada lansia sesuai arahan Kemenkes.

"Kami merujuk ke sana, apabila BPOM izinkan dan IDI rekomendasikan, maka kami di pemerintahan siap untuk laksanakan," kata Anies dalam webinar bersama JMSI, Senin (8/2).

Anies Resmikan Pencanangan Vaksinasi Corona di Jakarta. Foto: Dok. Youtube DKI

Dia menjelaskan, keputusan terkait pengobatan, termasuk vaksinasi, di Jakarta akan selalu merujuk pada keputusan medis dan tak akan ada kepentingan politis di dalamnya.

Kalau kami selalu merujuk pada ahlinya (medis). Bila sebuah treatment dibuat maka itu harus keputusan medis, bukan keputusan politis. Bila langkah vaksinasi dilakukan maka harus dilakukan juga harus keputusan medis dan ini rujukan BPOM, IDI.

--Anies Baswedan

Anies mengatakan, apabila keputusan medis menyatakan aman maka pihaknya siap menjalankannya.

"Ini lebih merujuk pada keputusan medis. Kalau dari sisi kami, bila dari medis bilang aman, pemerintah siap eksekusi. Jadi jangan keputusan medis dilakukan secara politis," tutupnya.

Infografik perjalanan vaksin Sinovac menuju halal dan suci. Foto: kumparan