kumparan
22 Agustus 2019 16:03

Anies Jamin Pelayanan ke Ibu Hamil Konsumsi Obat Kedaluwarsa Puskesmas

Peresmian aplikasi e-Uji Emisi, Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta, Selasa (13/8). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Gubernur DKI Anies Baswedan memastikan pihaknya akan terus memantau perkembangan ibu hamil yang mengonsumsi obat kedaluwarsa di Puskesmas Muara Kamal, Jakarta Utara. Selain itu, Anies juga akan memantau dampak obat kedaluwarsa itu kepada ibu dan janinnya.
ADVERTISEMENT
"Pemprov DKI, dalam hal ini Dinas Kesehatan, akan memantau kesehatan ibu dan janinnya dan akan memastikan semua dukungan pelayanan untuk memastikan bahwa dampaknya minimum," ujar Anies saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/8).
Anies juga menjelaskan, seluruh petugas apoteker yang terlibat dalam pemberian obat kedaluwarsa ini telah dibebastugaskan. Sehingga, proses pemeriksaan bisa berjalan dengan baik.
Konten Spesial, Tertipu Hoaks Medis
Ilustrasi obat-obatan dan vitamin. Foto: Shutter Stock
"Ya jadi semua kegiatan pelayanan harus dilakukan secara profesional. Ada aturannya, ada tata kelolanya, dan bila ada tindakan yang tidak sesuai dengan aturan maka akan ada sanksinya. Sehingga petugas apoteker sudah dibebastugaskan dalam proses pemeriksaan terkait," tuturnya.
Kasus ini berawal saat NS melapor ke Polda Metro Jaya karena diberi obat kedaluwarsa oleh Puskesmas Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (13/8). Ia khawatir, obat yang ia konsumsi itu bisa mengancam kondisi kesehatan calon bayinya.
ADVERTISEMENT
“Setelah pasien mendatangi puskesmas untuk komplain atas obat tersebut, karena setelah mengkonsumsi obat tersebut perut terasa sakit, janin sakit, muntah, kepala pusing, dan Puskesmas mengakui,” kata kuasa hukum NS, Pius Situmorang, lewat keterangan tertulisnya, Jumat (16/8).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan