Anies: Jangan Bepergian, Lama-lama di Mobil Tingkatkan Penularan COVID-19

kumparanNEWSverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung pelaksanaan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Matraman, Jakarta Timur, pada Rabu (13/1).  Foto: PPID DKI Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung pelaksanaan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Matraman, Jakarta Timur, pada Rabu (13/1). Foto: PPID DKI Jakarta

Jakarta masih PSBB ketat mengikuti kebijakan PPKM pemerintah pusat. Jakarta akan kembali dihadapkan dengan libur panjang, yakni libur Imlek.

Gubernur DKI Anies Baswedan meminta warga Jakarta tak bepergian ke luar rumah, apalagi keluar kota selama masa PSBB bila tak ada keperluan yang mendesak. Sebab setiap selesai libur panjang, kasus COVID-19 di Jakarta pasti melonjak naik.

"Setiap selesai akhir pekan yang panjang masa liburan, kasus COVID selalu naik pada periode 1-2 minggu sesudah liburan. Pekan depan kita akan ada akhir pekan panjang perayaan Imlek, maka saya imbau kita semua untuk memilih berada di rumah, di Jakarta, jangan keluar kota," kata Anies dalam konpers virtual, Jumat (5/2).

Polisi mengatur lalu lintas kendaraan yang memadati ruas jalan jalur Wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/10). Foto: Yulius Satria Wijaya/Antara Foto

Dia juga minta warga tak berpergian jauh dan berlama-lama di dalam mobil. Sebab bisa menjadi tempat penularan COVID-19 antar keluarga.

Enggak lama-lama dalam mobil, lama-lama, berjam-jam, yang menyebabkan potensi penularan antarkeluarga yang sangat tinggi. Tahan diri tidak kunjungi tempat ramai, intinya sebisanya di rumah saja.

--Anies

Dia meminta masyarakat menumbuhkan kesadaran diri untuk menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya dengan menghindari kerumunan dengan cara memilih di rumah jika tak ada kebutuhan mendesak.

"Terus pakai masker, terus jaga jarak, sering-sering cuci tangan, dan atas kesadaran sendiri berdiam di rumah saja bila tidak ada keperluan mendasar dan mendesak," tegasnya.