Anies: Jangan Sampai Ikhtiar Pengendalian Corona Terganggu karena Libur Lebaran

19 Mei 2021 13:46 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pelaksanaan screening testing Swab Antigen di Posko Checkpoint Exit Tol Cibatu arah Jakarta, Minggu (16/5). Foto: Instagram/@dishubdkijakarta
zoom-in-whitePerbesar
Pelaksanaan screening testing Swab Antigen di Posko Checkpoint Exit Tol Cibatu arah Jakarta, Minggu (16/5). Foto: Instagram/@dishubdkijakarta
ADVERTISEMENT
Jakarta sudah mulai bisa mengendalikan penyebaran corona. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahkan menyebut kasus corona di Jakarta kini masuk fase terendah setahun terakhir.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, Anies bukan tanpa tantangan. Kembalinya jutaan warga usai mudik lebaran harus jadi perhatian. Karena itu, Anies berharap semua warga taat aturan termasuk untuk jalani tes antigen setiba di Jakarta.
“Di satu sisi kasus aktif menurun, di sisi lain vaksinasi meningkat dan skrining-skrining ini bertujuan untuk memastikan bahwa ikhtiar kita tidak terganggu oleh liburan di musim lebaran ini,” tegas Anies saat meninjau pos pemeriksaan mudik KM 34 Tol Cikampek, Rabu (19/5).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) berbincang dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (kanan) dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman (tengah). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO
Saat ini, Anies dibantu Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya beserta jajaran terus melakukan skrining baik dari pos penyekatan maupun saat pemudik sudah sampai di rumah.
“Harapannya Jakarta dan sekitarnya bisa segera terbebas, di samping aktivitas vaksinasi yang terus digalakkan sehingga kita akan punya dua hal bergerak bersama,” tambah dia.
ADVERTISEMENT
Kasus COVID-19 Jakarta memang masih fluktuatif. Ada penurunan sebanyak 120 kasus yang terjadi pada 15-16 Mei 2021, tetapi, hal ini tidak boleh membuat pemerintah dan masyarakat lengah.
Penempelan stiker khusus di rumah pemudik di Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa
Diketahui, vaksinasi, pemeriksaan PCR, dan 3T (testing, tracing, treatment) di Jakarta juga masih terus digalakkan sebagai salah satu upaya pengendalian kasus COVID-19 di Jakarta.
Diketahui, Anies kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Ibu Kota hingga 31 Mei 2021 untuk mencegah lonjakan kasus pascalebaran, berkaca dari kenaikan kasus pascalebaran tahun 2020.
Selain memperpanjang PPKM, Anies juga memberlakukan berbagai aturan lainnya seperti skrining pemudik hingga ke tingkat RT, penempelan stiker khusus di rumah pemudik, serta penyediaan fasilitas tes corona gratis di setiap Polsek jajaran Polda Metro Jaya.
ADVERTISEMENT