Anies Jawab Ganjar soal IKN: Jangan Tiru Pemerintah Belanda

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

Anies Baswedan saat debat pertama Calon Presiden Pemilu 2024 di KPU RI, Jakarta, Selasa (12/12/2023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Anies Baswedan saat debat pertama Calon Presiden Pemilu 2024 di KPU RI, Jakarta, Selasa (12/12/2023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo bertanya langsung kepada Capres nomor urut 1 Anies Baswedan soal pandangannya terhadap pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Awalnya Ganjar bertanya bagaimana sikap Anies melihat kondisi Jakarta dengan masalah perkotaannya, macet dan polusi.

“Saya ingin dapat statement yang clear dari Mas Anies, apa pendapat Mas Anies ketika kemudian Indonesia sentris itu ingin dibangun, mimpi besar anak bangsa dari presiden sebelumnya ingin dibangun, untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke IKN?” tanya Ganjar dalam sesi tanya jawab antar capres dalam debat capres perdana di KPU, Selasa (12/12).

Anies pun menyinggung bahwa ia tidak akan mengulang apa yang dilakukan oleh pemerintah Belanda saat menjajah Indonesia dulu.

Ganjar Pranowo saat debat pertama Calon Presiden Pemilu 2024 di KPU RI, Jakarta, Selasa (12/12/2023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Alih-alih membenahi permasalahan Kota Tua yang saat itu menjadi pusat pemerintahan Belanda di Jakarta, Belanda malah memilih untuk menggeser pusat pemerintahan ke kawasan Monas.

“Jangan kita tiru pemerintah Belanda, mereka punya Kota Tua, ketika Kota Tua turun permukaan mereka pindah ke selatan, bikin di sekitar Monas, ditinggalkan, masalah tidak diselesaikan,” jawab Anies.

Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu pun menjawab bahwa ia berpandangan untuk tidak meninggalkan permasalahan di Jakarta dan akan berusaha untuk membenahi kota tersebut, bukan meninggalkan kota tersebut.

“Karena itu kami berpandangan masalah di Jakarta harus diselesaikan dengan transportasi umum yang dibangun, menambah taman yang harus dibangun, transportasi umum berbasis elektrik,” kata Anies.

“Dan itu semua dikerjakan untuk membuat Jakarta menjadi kota yang nyaman, aman, kota yang membuat kita bisa hidup dengan sehat, itu terkait dengan Jakarta,” pungkasnya.