Anies ke Kader PKS: Kalau Bertemu yang Berbeda Jangan Dimusuhi, Ajak Gabung
·waktu baca 2 menit

Bacapres Koalisi Perubahan dan Persatuan Anies Baswedan meminta relawan dan partai pendukungnya makin solid jelang 2024. Jangan ada yang menebar permusuhan, meski sudah berbeda jalan.
Hal ini diucapkan Anies sehari usai Partai Demokrat mencabut dukungan untuk dia. Hal ini terjadi lantaran PKB tiba-tiba masuk koalisi dan menduetkan Anies dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
“Saya berpesan jaga solidaritas, jaga kebersamaan. Kalau bertemu yang berbeda jangan dimusuhi jangan dijauhi, hormati hargai,” kata Anies saat menghadiri acara DPW PKS Sumut di Lapangan Astaka Pancing, Deli Serdang, Minggu (3/9).
Anies menambahkan, siapa pun yang berbeda jalan harus dicoba dirangkul. Kalau mau perubahan, semua harus dijangkau.
“Katakan maukah ingin ikut ikhtiar? Ingin Indonesia lebih adil? Makmur? Kalau mau yuk kalau mau gabung ikhtiar. Jangkau semua. Gunakan pesan yang menenangkan menyatukan,” kata dia.
“Bila ada pesan tak enak jangan ditiru kita tunjukkan kita punya adab yang lebih baik dari mereka. Itulah yang jadi ikhtiar bagi kita,” tutup Anies.
Dalam acara ini turut hadir Sekjen PKS Sumut Aboe Bakar Al-Habsyi dan Ketua DPW PKS Sumut Usman Jakfar dan Ketua DPW PKS Sumut Iskandar ST.
Sebelumnya, Anies dan Cak Imin sudah mendeklarasikan sebagai pasangan capres dan cawapres 2024 di Hotel Majapahit Surabaya, Sabtu (2/9).
Ini merupakan pasangan komplit pertama di 2024, didukung 3 parpol PKB, NasDem, dan PKS.
