Anies ke Tanah Merah: Semoga Keadilan di Sini Bisa Diwujudkan di Indonesia
·waktu baca 3 menit

Bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan bersilaturahmi ke sejumlah kampung hari ini. Salah satu yang dikunjungi Anies, yakni Tanah Merah, Rawa Badak, Jakarta Utara.
Saat menyapa warga, Anies mengenang masa kampanyenya pada Pilgub 2017. Menurut Anies, Tanah Merah adalah salah satu tempat pertama yang ia datangi untuk kampanye dan disambut baik. Anies meraih kemenangan di kampung ini.
"Masih ingat, 2016 saya datang pertama kali kampanye itu ke sini, dan sebelumnya teman-teman rombongan pakai bus datang ke rumah saya. Dua hari kemudian saya datang ke sini," kata Anies, Jumat (14/7).
"Nah, jadi yang dikerjakan di sini alhamdulilah mudah-mudahan memberi manfaat dan di sini mengerjakan sama-sama. Betul saya yang menjadi gubernur, tapi yang mengerjakan semua sama-sama. Semua tokoh-tokoh Tanah Merah terlibat, warga terlibat, juga dari jajaran pemprov, kerjanya sama-sama," imbuh dia.
Saat Anies tiba, warga begitu antusias. Ada juga yang meneriakkan Anies Presiden.
Pada tahun 2016 menjelang coblosan Pilkada DKI Jakarta, Anies melakukan kontrak politik dengan warga Tanah Merah yang ingin perkampungan mereka dinyatakan legal dan ditata. Setelah Anies menang, Anies merealisasikan kontrak itu sehingga warga Tanah Merah memiliki fasilitas seperti jalan dicor, air PAM, dan IMB kawasan—IMB kawasan pertama di Indonesia.
Nama Tanah Merah kembali mencuat pada Maret 2023 setelah terjadi kebakaran depo Pertamina Plumpang yang menewaskan 16 orang.
Anies Minta Restu Jadi Capres
Hari ini, Anies meminta restu kepada warga Tanah Merah untuk maju lebih jauh sebagai capres. Ia pun bicara soal visi-misinya sebagai pemimpin ke depan.
"Tugas pemimpin memastikan bahwa kebutuhan rakyat harus dipenuhi. Jangan sampai jembatannya nggak berfungsi terus-menerus. Alhamdulilah jembatannya selesai, sekarang bisa lewat, kan? Kalau pun hujan lebat bisa lewat, kan? Kemudian, kebutuhan air, alhamdulilah tempat ini menjadi percontohan, pertama kalinya di Indonesia ada namanya IMB kawasan di Tanah Merah," ujar Anies.
"Walaupun ramai sana-sini, biarlah mereka meramaikan di social media, tapi rakyat di sini hidup dengan tenang. Yang pada ramai nggak pernah rasain susahnya, gimana rasanya nggak punya IMB, ngurus apa aja sulit. Negara itu hadir cari solusi, jalan keluar,"ujar Gubernur DKI Jakarta periode 16 Oktober 2017—16 Oktober 2022 ini.
Anies berjanji akan berupaya memberi keadilan di wilayah lain seperti Tanah Merah apabila dirinya dapat kesempatan menjadi presiden di 2024.
"Alhamdulilah, apa yang diikhtiarkan di tingkat Jakarta sudah berhasil kita tuntaskan. Nah, sekarang, Bapak Ibu, saya dapat amanat baru. Tugas di Jakarta sudah selesai, amanat baru sekarang untuk menjadi seorang calon presiden. Mohon doa restunya, doakan kami agar ikhtiar menghadirkan keadilan seperti yang kita hadirkan di Tanah Merah bisa kita hadirkan di seluruh tempat di Indonesia," paparnya.
"Saya minta tolong, sederhana, saya minta tolong sampaikan apa yang Bapak Ibu alami apa adanya. Tapi jangan diam saja, ceritakan. Karena apa? Kami harus menjangkau seluruh Indonesia. Siapa yang bisa bercerita, yang bisa cerita rakyat Tanah Merah, supaya kami bisa menyampaikan kepada wilayah-wilayah seluruh Indonesia. Kami ingin keadilan itu bukan hanya diucapkan dalam upacara, tapi dirasakan dalam keseharian," ujar Anies.
