Anies: Kehebatan Maluku Bukan Hanya di Masa Lalu, tapi Juga Masa Depan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan (tengah) didampingi istrinya Fery Farhati Ganis (kanan) dan putrinya Mutiara Annisa Baswedan (kiri) tiba di Kedaton Kesultanan Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (26/1/2024). Foto: Andri Saputra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan (tengah) didampingi istrinya Fery Farhati Ganis (kanan) dan putrinya Mutiara Annisa Baswedan (kiri) tiba di Kedaton Kesultanan Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (26/1/2024). Foto: Andri Saputra/ANTARA FOTO

Capres nomor urut 01 Anies Baswedan saat menggelar kampanye di Taman Nukila Ternate, Maluku Utara bicara terkait sejarah kesultanan Ternate. Anies menyebut ada nama-nama hebat yang dalam membangun Ternate, Maluku.

“Di sini adalah kawasan yang punya sejarah panjang. Saya ingat di dalam sejarah kita jazirah Al-Mulk itulah yang membuat seluruh dunia datang ke tempat paling timur ini. Di sini kesultanan, kerajaan yang menjangkau dunia. Orang dari berbagai belahan dunia datang ke tempat ini. Kita punya nama-nama hebat, Sultan Baabullah, Sultan Nuku, semua adalah nama-nama hebat,” kata Anies, Jumat (26/1).

Di hadapan para simpatisannya, Anies mengajak untuk mewujudkan perubahan. Ia menyebut, Maluku memiliki sejarah yang besar dan kembali diwujudkan untuk kemakmuran masyarakat.

Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan (tengah) dan Sultan Ternate Hidayatullah Sjah (kedua kanan) menyapa pendukungnya dari atas Kedaton Kesultanan Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (26/1/2024). Foto: Andri Saputra/ANTARA FOTO

“Kita tidak ingin membicarakan Maluku hanya sebagai sejarah masa lalu. Mari kita buat sejarah baru untuk Maluku Utara. Mari kita buat sejarah baru untuk rakyat di sini,” ujar dia.

Menurutnya, sangat penting untuk memberikan pendidikan terbaik untuk anak-anak. Ia optimis anak muda akan membawa perbaikan khususnya di Maluku Utara.

“Perlunya apa? Perubahan. Tanpa perubahan kita tidak bisa melakukan itu semua. Perubahan harus kita kerjakan sama-sama,” beber Anies.