Anies: Kita Antisipasi, Insyaallah Jakarta Dijauhkan dari Banjir

Meski segala upaya antisipasi terus dilakukan Pemprov DKI, namun banjir hampir tak pernah absen saat musim hujan tiba di Jakarta. Namun, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tetap optimistis bisa menghindarkan wilayahnya dari bencana tahunan itu.
Anies menyebut, ada berbagai cara yang telah dilakukan. Mulai dari mengeruk waduk, menyediakan pompa air, hingga memastikan kesiapan evakuasi dan pengungsian jika banjir tetap datang.
"Kita memantau dekat perkembangan cuaca, semua proyeksi turun hujan. Sehingga kita bisa merespon dengan cepat apa pun kondisinya," ujar Anies di lapangan JICT, Jakarta Utara, Rabu (4/11).
"Karena itu, apel kesiapsiagaan kali ini tidak diberi nama kesiapsiagaan menghadapi banjir karena memang kita menghadapi musim hujan. Insyaallah kita dijauhkan dari banjir," imbuhnya.
Dia menjelaskan, tantangan banjir di Jakarta berasal dari tiga sumber. Pertama banjir bisa terjadi dari hujan lokal dengan intensitas tinggi.
Kemudian, banjir juga bisa berasal dari air kiriman dari hulu yang turun ke Jakarta. Terakhir, banjir bisa terjadi bila air laut pasang dan tumpah ke kawasan pesisir atau Utara Jakarta.
"Tantangan Jakarta dari 3 penjuru, satu hujan lokal yang tadi saya sampaikan, bila curah hujan lokal intensif maka di situ muncul potensi terjadi genangan dan banjir. Yang kedua, tidak terjadi hujan yang sangat lebat di kawasan pegunungan maka airnya akan mengalir ke pesisir dan Jakarta lokasinya di pesisir," pungkas Anies.
