Anies Kunjungi Pasar TOS 3000 Batam, Janji Naikkan Status Ekonomi Pedagang

19 Januari 2024 17:24 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Capres 01, Anies Baswedan berkunjung ke Pasar Tradisional TOS 3000 di Batam, Jumat (19/1).  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Capres 01, Anies Baswedan berkunjung ke Pasar Tradisional TOS 3000 di Batam, Jumat (19/1). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Capres nomor urut 1, Anies Baswedan mengaku senang bisa berkunjung ke Pasar Tradisional TOS 3000 di Batam, Jumat (19/1). Dia mengaku senang karena bisa berdialog langsung dengan para pedagang.
ADVERTISEMENT
"Dan kita semua menginginkan kebutuhan pokok dengan harganya bisa terjangkau lebih murah bagi warga yang membeli tetapi juga bagi petani, nelayan, dan peternak mereka bisa mendapatkan harga jual lebih baik," kata Anies kepada sejumlah wartawan.
Prioritas utama untuk memutuskan langkah itu, kata Anies, adalah mengubah tata niaga. Hal ini dilakukan agar petani, peternak, nelayan bisa sejahtera dan keluarga bisa mendapat harga lebih murah. Tata niaga nantinya, tegas dia, akan bebas dari praktik mafia.
Capres 01, Anies Baswedan sedang memilih ikan yang akan dia beli di Pasar Tradisional TOS 3000 di Batam, Jumat (19/1). Foto: Dok. Istimewa
Anies juga menyampaikan kepada para pedagang pasar bahwa program bansos akan mengalami perubahan menjadi bansos plus.
Bansos plus ini, menurut Anies, jumlah besarnya akan mengalami peningkatan, dan penerima yang tadinya harusnya mendapat hak akan ditunaikan.
"Ketiga akan ada pendampingan. Dengan begitu bansos plus ini akan memberikan manfaat lebih besar dan akan membekali kegiatan wirausaha supaya bisa naik kelas secara ekonomi," ujar Anies.
Capres 01, Anies Baswedan menyalami sejumlah masyarakat yang menyambutnya saat berkunjung ke Pasar Tradisional TOS 3000 di Batam, Jumat (19/1). Foto: Dok. Istimewa
Anies bersyukur antusiasme para pedagang TOS 3000 luar biasa. Dia melihat fakta bahwa masyarakat Batam memang menginginkan terjadinya perubahan.
ADVERTISEMENT
"Ini terlihat dari antusiasme yang dimulai dari kedatangan sampai dengan sekarang," imbuhnya.
(LAN)