Anies Mulai Susun Visi-Misi dan Program: Kuncinya Kesejahteraan hingga Keadilan
ยทwaktu baca 2 menit

Bacapres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, mulai menyusun visi misi dan program yang akan diserahkan kepada KPU saat pendaftaran capres dan cawapres. Pendaftaran capres cawapres rencananya dibuka pada 10 Oktober.
Anies telah menunjuk lembaga Strategic Policy Institute for Indonesia (SPII) untuk membantu merancang visi misi dan program jika dirinya terpilih menjadi presiden.
Founder SPII, Amin Subekti, mengatakan pihaknya sudah ditugaskan Anies sejak Desember 2022 untuk mulai menyusun kerangka program jika terpilih sebagai Presiden 2024.
"Jadi sebagaimana arahan dari beliau di saat awal kebijakan yang disusun adalah berbasis sains, berbasis evidend, dan juga memperhatikan kondisi sosial masyarakat yang ada. Tugas kami dari awal sampai dengan sekarang adalah mendengar dari berbagai pihak," kata Amin di Rumah Koalisi Perubahan, Jakarta Selatan, Jumat (8/9).
"Jadi selama 9 bulan ini apa yang kami kerjakan adalah ketemu dengan berbagai stakeholder ini dari yang real di lapangan tidak hanya dengan para pakar tapi kami duduk bertemu dengan kelompok petani nelayan, pegiat, para pakar sampai kalangan disabilitas kita sampai 4 kali ketemu dengan kalangan disabilitas untuk kira-kira mendengar apa yang ingin diinginkan dalam proses pengembangan kerja Pak Anies," imbuhnya.
Sementara Co-founder Strategic Policy Institute for Indonesia/Ahli kebijakan publik Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menuturkan pihaknya terus bergerak ke sejumlah kampus untuk finalisasi visi misi Anies.
"Sebelumnya ada proses konsultasi dengan partai politik, kemudian juga dengan cawapres, bahkan juga memfinalkan dengan capres. Nah, rencana ke depan dari sekarang sampai 10 Oktober, tim kami akan terus bergerak ke kampus-kampus, untuk berdiskusi, mendengarkan masukan, kita sampaikan rencana," kata Wijayanto.
Dia menjelaskan visi misi Anies harus menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat Indonesia.
Menurutnya, arah pemerintahan Anies akan ke mana akan dijelaskan dalam visi misi yang konkret.
"Capres juga menginstruksikan agar visi-misi, strategi yang dijalankan nanti, itu terukur. Jadi selain narasi, intinya juga akan banyak angka-angka kuantitas. Nah memang tantangannya adalah menentukan angka yang simpel, realistis, tapi dia juga mendorong kemajuan," kata dia.
"Kalau ditanya, kira-kira intinya apa sih dari visi, misi, dan strategi, kira-kira bisa disampaikan dalam tiga kata, pertama adalah kesejahteraan. Kedua adalah keadilan. Ketiga adalah kemajuan yang berkelanjutan," tutur Wijayanto.
