Anies Nyemplung Lagi ke Lokasi Banjir, Kali Ini di Rawajati

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Anies Baswedan di Rawajati. (Foto: Amanaturrosyidah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies Baswedan di Rawajati. (Foto: Amanaturrosyidah/kumparan)

Anies Baswedan bersama rombongannya kembali mengunjungi daerah yang tergenang banjir. Kali ini di Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan. Anies berdialog dengan warga dan mengusakan adanya bantuan untuk korban banjir.

Anies mulai blusukan di Jalan Binawarga, RW 07, Rawajati, Pancoran, Jaksel, sekitar pukul 15.20 WIB, Selasa (21/2). Sama seperti saat mengunjungi lokasi banjir di Cipinang Melayu kemarin, Anies tak sungkan untuk nyemplung ke genangan air.

Anies Baswedan bersama warga yang terkena banjir (Foto: Amanaturrosyidah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies Baswedan bersama warga yang terkena banjir (Foto: Amanaturrosyidah/kumparan)

Menurut warga setempat, banjir yang terjadi sejak pemilu itu sempat surut namun kembali naik tadi pagi.

"Alhamdulillah. Semoga cepat surut ya, Bu," ujar Anies ketika menengok rumah salah seorang warga.

Banjir di daerah Rawajati, Jakarta Selatan. (Foto: Amanaturrosyidah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Banjir di daerah Rawajati, Jakarta Selatan. (Foto: Amanaturrosyidah/kumparan)

Anies mengaku kedatangannya tidak mengatasnamakan dirinya sebagai calon gubernur DKI, tetapi atas nama kemanusiaan. Ia bahkan mengimbau kepada relawannya untuk tidak mengenakan atribut selama tinjauan kemanusiaan.

"Jika ada sumbangan, itu bukan dari Anies-Sandi, tetapi atas nama kemanusiaan," imbuhnya.

Baca: Anies Imbau Relawan Ikut Bantu Korban Banjir

Anies Baswedan di kawasan banjir. (Foto: Amanaturrosyidah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies Baswedan di kawasan banjir. (Foto: Amanaturrosyidah/kumparan)

Bagian terdalam banjir di Rawajati sudah mencapai setinggi dada orang dewasa. Banjir juga menggenangi PAUD setempat sehingga aktivitas belajar-mengajar terpaksa ditiadakan.

"Tadi sudah ada warga yang bilang soal PAUD. Nanti akan saya tinjau jika sudah surut," ujar Anies.

Anak-anak berenang di darah banjir. (Foto: Amanaturrosyidah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Anak-anak berenang di darah banjir. (Foto: Amanaturrosyidah/kumparan)