Anies Pastikan Program Daerah Tak Terganggu Meski KUA-PPAS Dipangkas

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Ancol.  Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Ancol. Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan

Pemprov DKI dan DPRD DKI telah menandatangani Kebijakan Umum Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2020 sebesar Rp 87,9 triliun. Jumlah itu hasil rasionalisasi lewat rapat banggar DPRD DKI, yang memangkas anggaran dari sebelumnya sebesar Rp 95,9 triliun.

Terkait itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan pemangkasan tersebut tak mengganggu program prioritas daerah. Ia mengatakan, pihaknya akan terus membahas finalisasi anggaran sampai nantinya menjadi RAPBD dan APBD.

“Kita lihat nanti, kita pastikan semua kegiatan strategis aman karena itu menyangkut kepentingan yang besar sekali,” ungkap Anies saat acara penandatanganan MoU KUA-PPAS di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (28/11).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemui perwakilan kwk Jakarta Utara di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (27/11). Foto: Paulina Herasmarinandar/kumparan

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi menilai penurunan anggaran tersebut sejalan dengan kondisi perekonomian dunia saat ini.

“Ekonomi global kan lagi kena efisiensi ya banyak sekali. Itu masalahnya. Semua lah, semua lah (diefisiensi),” ungkap Prasetyo di Gedung DPRD DKI.

Penandatanganan MUO KUA PPAS APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2020. Foto: Andesta Herli WIjaya/kumparan

Meski begitu, Prasetio mengatakan, pemangkasan tersebut tidak akan sampai mengganggu program prioritas daerah yang sifatnya berkaitan langsung dengan masyarakat. Menurutnya, pemerintah perlu fokus dan efektif dalam penggunaan anggaran, agar tepat sasaran.

“Jadi kita fokus ke perumahan, kita bangun perumahan lewat PD Pasar Jaya, kan aset tanahnya banyak. Ini tanah kita beli terus kita beli lagi, karena mau membangun perumahan. Daripada kita beli tanah itu, mending tinggal bangun, naik ke atas. Pakai aset PD Pasar Jaya,” tandasnya.

kumparan post embed