Anies Resmikan Masjid At Tabayyun yang Dulu Pernah Digugat Warga ke PTUN
ยทwaktu baca 3 menit

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Masjid At Tabayyun di perumahan Taman Villa Meruya, Jakarta Barat. Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Anies.
Di atas batu prasasti tersebut, tertuang pesan puitis dari Anies. Pesan itu berisi tentang perjuangan warga muslim minoritas di kompleks tersebut untuk memiliki rumah ibadah.
"Alhamdulillah, saya ikut bersyukur. Akhirnya warga muslim Taman Villa Meruya bisa mewujudkan keinginan yang sudah lama mereka idamkan, yaitu memiliki masjid sendiri," kata Anies dikutip dari keterangan pers pengurus Masjid At Tabayyun, Senin (10/10).
Masjid At Tabayyun berdiri di atas tanah seluas 3.500 meter persegi. Pembangunan masjid tersebut menerapkan konsep green building. Konstruksi bangunan kokoh dan desain arsitekturnya bergaya minimalis kekinian.
Masjid ini terdiri atas dua lantai. Lantai pertama untuk jemaah lelaki dan berkapasitas sekitar 600 orang dan lantai dua untuk jemaah perempuan dengan kapasitas 200 orang.
"Masjid yang indah. Arsitektur bagus sekali," puji Anies.
Pembangunan masjid tersebut tidaklah mudah. Izin pembangunan sempat digugat sejumlah warga ke PTUN. Saat itu penggugat menilai Anies telah melanggar administrasi karena mengizinkan pembangunan masjid di lahan terbuka hijau. Menurut mereka sebagai lahan terbuka hijau maka tidak boleh dibangun apa pun di atasnya.
Namun, PTUN tidak menerima gugatan tersebut. Sebab sengketa dinilai bukan ranah tata usaha negara melainkan perdata.
"Setelah berikhtiar sejak 2018 dan menunggu sekitar 30 tahun, alhamdulillah, hari ini kami sudah memiliki masjid sendiri, " ujar
Ketua Panitia Pembangunan Masjid At Tabayyun, Marah Sakti Siregar di acara yang sama.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengarah Ilham Bintang mengungkapkan peran Anies dalam pembangunan masjid tersebut, yakni mengizinkan penggunaan fasis Pemprov DKI sebagai lahan pembangunan masjid. Luas lahan tersebut lebih besar dari yang direncanakan sebelumnya.
Penunjukan lahan milik Pemprov DKI itu menjadi solusi yang dapat diterima oleh warga. Meskipun sempat ditolak oleh pengurus masjid.
Dengan segala usahanya itu, Ilham menilai Anies adalah sosok yang layak untuk meresmikan masjid itu. Meskipun jika dia sudah tidak menjadi Gubernur DKI.
"Tidak jadi Gubernur DKI pun, Anies yang paling berhak meresmikan, karena dia lah sesungguhnya penemu Masjid At Tabayyun, penemu solusinya. Penemu obat yang membuat semua orang happy," kenang Ilham.
Acara peresmian itu diawali pembacaan kalam ilahi oleh Ustaz Arwani Marhum. Kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib berjemaah.
Turut hadir dalam acara peresmian tersebut Sekjen MUI DR Amirsyah Tambunan, Wali kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko, dan Asisten Kesra Pemprov DKI Uus Kuswanto. Selain itu juga pengurus masjid At Tabayyun salah satunya Irjenpol (purn.) Burhanuddin Andi.
