Anies Soal BPJS: Pelayanan Harus Kesetaraan, Siapa yang Biayai Itu Nomor Dua
·waktu baca 1 menit

Capres 01 Anies Baswedan menjawab pertanyaan para tenaga kesehatan yang hadir di Acara Desak Anies Edisi Nakes soal BPJS Kesehatan.
Awalnya, Anies ditanya bagaimana ia menyelesaikan ketimpangan antara pasien BPJS dan non-BPJS, khususnya dalam akses pelayanan.
“Jadi prinsipnya adalah kesetaraan, tentang siapa yang membiayai itu nomor dua. Tapi pelayanannya harus setara,” kata Anies.
Anies memberikan contoh bagaimana penerapan pelayanan kesehatan di DKI Jakarta selama ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.
“Di Jakarta, semua peristiwa kekerasan yang harus mendapatkan pelayanan rumah sakit, itu kita tanggung biayanya, baik KTP DKI maupun KTP luar DKI,” kata Anies.
“Lalu perempuan yang mengalami kekerasan, itu pelayanan semuanya di rumah sakit sampai safe house-nya tidak dilihat KTP-nya lagi, itu adalah tanggung jawab negara,” lanjutnya.
Sehingga, janjinya ketika terpilih menjadi presiden adalah merombak sistem administrasi BPJS.
“Kami ingin pelayanan kesehatan menomorsatukan substansinya, membuat orang sehat bukan menomorsatukan administrasinya,” pungkasnya.
