Anies Tanggapi Gibran soal Jadi Cawapres: Belum Ada Tawaran pada Siapa Pun
·waktu baca 2 menit

Bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan menanggapi pernyataan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka soal menunggu tawaran menjadi cawapres.
Anies mengaku belum menawarkan posisi yang akan mendampinginya dalam Pilpres 2024 pada siapa pun.
"Sejauh ini kita lagi berproses saja ya, jadi belum ada tawaran pada siapa pun, tawaran ya," ujar Anies di kawasan Jakarta Timur, Sabtu (19/8).
Gibran sebelumnya berseloroh menunggu tawaran sebagai cawapres Anies Baswedan. Selorohnya itu, ia ucapkan usai menolak menjadi cawapres Ganjar Pranowo.
"Beliau (Puan) yang bilang, saya malah ndak tahu. Waduh, ya jangan lah, saya kan bukan siapa-siapa, takutnya nanti malah Pak Ganjar kalah gara-gara saya kan repot," kata Gibran di Balai Kota Solo, Jumat (18/8).
Menurut Gibran, yang semestinya jadi cawapres Ganjar itu adalah yang sudah senior. Gibran lalu berseloroh menunggu tawaran cawapres Anies Baswedan dan Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.
"Saya menunggu tawaran cawapresnya Pak Anies. Biar lengkap. Tapi saya maunya sama Mas Ibas, semoga. Beliau (Ibas) kan Ketua Fraksi Demokrat DPR RI," kata putra sulung Presiden Jokowi itu.
NasDem sebagai salah satu parpol pengusung Anies juga memastikan pernyataan Gibran itu hanya sebagai candaan saja.
"Itu hanya guyonan menurut saya," ujar Waketum NasDem Ahmad Ali kepada wartawan di kawasan Jakarta Timur, Sabtu (19/8).
Apalagi, lanjut dia, dari sisi ideologi kepartaian pun, Gibran yang merupakan kader PDIP dinilai bersebrangan dengan koalisi yang mengusung Anies sebagai capres.
"Dari sisi ideologi partai, koalisi yang kita bentuk berbeda, dan kita sangat menghargai tentunya posisi Mas Gibran sebagai kader muda yang ada di PDIP," jelasnya.
Ali juga memastikan hingga kini, Anies belum menyerahkan nama cawapres. Menurutnya, perlu ada pembahasan lebih lanjut mengenai siapa yang akan mendampingi Anies nantinya.
"Paling enggak, hingga hari ini Mas Anies belum pernah melaporkan itu kepada kami (NasDem). Saya (bicara) tidak mewakili koalisi,” kata Ali.
