Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Anies Terima Kedatangan 17 Siswa Pemenang Olimpiade Sains Nasional
6 Agustus 2018 20:02 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:07 WIB

ADVERTISEMENT
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima kedatangan 17 siswa juara umum Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2018 di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (6/8).
ADVERTISEMENT
Dalam sambutannya, Anies mengapresiasi prestasi para siswa yang membawa nama baik Jakarta. Menurut Anies, prestasi ini merupakan suatu keberhasilan yang membanggakan.

"Alhamdulillah adik-adik sudah membawa nama baik Jakarta. Ini adalah keberhasilan yang membahagiakan," kata Anies.
Ia mengatakan, prestasi siswa di bidang sains berawal dari kebiasaan di rumah yang dikembangkan melalui sekolah. Melalui pengembangan itu, Anies bersyukur Jakarta dapat mempertahankan juara OSN yang sempat diraih pada tahun 2017.
"Kerjanya panjang, mulai dari rumah kecintaan pada sains mulainya di rumah. Lalu dikembangkan di sekolah dan mendapat pembinaan yang tepat. Alhamdulillah DKI dapat mempertahankan juara OSN ini," tuturnya.

Anies juga memotivasi setiap siswa untuk terus berprestasi. Ia menuturkan, pemenang OSN banyak yang menjadi pencetus terobosan untuk kemajuan bangsa.
ADVERTISEMENT
"Saya sampaikan kepada anak-anak OSN, banyak sekali putra-putri kita yang dulunya pemenang OSN yang menorehkan terobosan di Indonesia, anak-anak semua torehkan prestasi baru di masa akan datang," kata dia.
Kepada orang tua murid, Anies juga berpesan untuk terus mendukung prestasi anak di bidang keilmuan. Ia meminta agar orang tua dapat melihat potensi anaknya sebagai bekal di kemudian hari.
"Buat orang tua, ini prestasi bagian kita tidak pernah puas. Terus tantang dengan prestasi yang baru. Juga harus ingat anak kita hidup di abad 21, sehingga prestasi hari ini jadi skill di masa yang akan datang," pungkasnya.