Anies Usai Jadi Capres Rekomendasi NasDem: Tuntaskan Jakarta Dulu, Itu Fokusnya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berfoto bersama saat penutupan ajang sepakbola wanita Piala Gubernur DKI Jakarta di Pancoran, Jakarta Selatan (18/6).  Foto: Andika/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berfoto bersama saat penutupan ajang sepakbola wanita Piala Gubernur DKI Jakarta di Pancoran, Jakarta Selatan (18/6). Foto: Andika/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan buka suara usai menjadi salah satu calon presiden (capres) rekomendasi NasDem. Anies menyatakan itu merupakan sebuah kehormatan. Namun demikian, untuk saat ini, ia masih akan fokus membangun Jakarta hingga masa tugasnya tuntas.

"Saya saat ini masih menuntaskan tugas di Jakarta sampai dengan bulan Oktober. Jadi tentu saja fokus kami akan terus pada memastikan semua rencana di Jakarta bisa berjalan dengan baik," kata Anies di kawasan Pancoran, Sabtu (18/6).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup ajang sepakbola wanita Piala Gubernur DKI Jakarta di Pancoran, Jakarta Selatan (18/6). Foto: Andika/kumparan

Dalam Rakernas NasDem, Anies Baswedan mendapat rekomendasi capres bersama dengan Panglima TNI Andika Perkasa, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dari tiga nama tersebut, Ketum NasDem Surya Paloh nantinya akan memilih salah satu di antaranya sebagai capres dari NasDem.

Anies juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Surya Paloh, DPP hingga DPW NasDem atas dukungan tersebut.

Ketum NasDem Surya Paloh umumkan Anies Baswedan, Andika Perkasa, dan Ganjar Pranowo jadi 3 rekomendasi capres nasdem, di Rakernas NasDem, Jumat (17/6/2022). Foto: Annisa Thahira Madina/kumparan

"Ini adalah sebuah kehormatan. Jadi saya sampaikan apresiasi terima kasih kepada DPW NasDem yang mengusulkan dan juga DPP Partai NasDem," kata Anies.

"Sampaikan apresiasi dan respect kepada ketua umum Pak Surya Paloh dan seluruh jajaran yang memulai sebuah terobosan baru yaitu memberikan ruang kepada pimpinan wilayah untuk ikut menentukan (capres). Ini adalah sebuah kebaruan yang sangat diapresiasi," pungkas dia.