Animal Defender Temui Pembunuh Kucing di Bekasi, Makin Mantap Lapor Polisi

17 Februari 2020 20:51 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi Kucing Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kucing Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
Sebuah video yang menampilkan seorang pria membunuh kucing dengan cepat beredar di dunia maya. Hanya dengan satu pukulan, kucing tersebut mati.
ADVERTISEMENT
Tindakan itu mengundang kecaman dari berbagai pihak, salah satunya Animal Defender. Tim akhirnya memutuskan untuk datang ke kediaman pelaku di Bekasi, Jawa Barat.
Pendiri sekaligus Ketua Animal Defenders Indonesia, Doni Herdaru Tona, mengatakan kedatangannya ke lokasi sebenarnya untuk bertemu pemilik kucing. Namun pelaku yang belakangan diketahui berinisial RH dan keluarganya mendadak masuk ke rumah pemilik kucing. Mereka meminta agar kasus itu tidak dibawa ke jalur hukum.
"Begitu kami tiba, gerombolan ini masuk rumahnya, dan melas-melas memohon agar tidak dilanjutkan kasus ke jalur hukum. Buat kami, hal ini harus tetap ditegakkan hukumnya, agar menjadi pembelajaran bersama, mengenai hak hidup hewan," kata Doni saat dikonfirmasi, Senin (17/2).
Doni mengatakan, pemilik kucing dan tetangganya yang lain tidak bersedia menjadi saksi karena takut kepada pelaku. Sebab, pelaku dikenal galak.
ADVERTISEMENT
Hal itu juga terlihat saat tim Animal Defender tiba. Pelaku sedang ribut dengan tetangganya yang lain terkait masalah tersebut.
"Pelaku bersama keluarganya menekan seorang ibu tetangganya karena masalah kucing, dan hampir memukul si ibu," ungkap Doni.
Hal ini semakin meyakinkan Animal Defender untuk melaporkan kejadian ini ke polisi. Doni sempat datang ke SPKT Polres Bekasi Kota untuk berkonsultasi terkait kejadian ini. Setelah berkonsultasi, Animal Defender akan datang untuk melaporkan pembunuhan kucing ini secara resmi pada Selasa (18/2).
"Kami sudah mendapatkan arahan dari kepolisian dari poin mana masuk pelaporannya. Kami akan kembali lagi besok siang (18 Feb 2020) ke Polres Bekasi untuk datang dengan berkas yang diminta oleh kepolisian, untuk segera ditindaklanjuti menjadi LP (Laporan Polisi)," kata Doni.
ADVERTISEMENT
Kasus pemukulan kucing itu terjadi pada 5 Februari 2020. Dalam rekaman video yang diberikan, terlihat pelaku memukul kucing dengan sapu. Dalam satu pukulan kucing pun tergeletak tak bernyawa.
Usai kejadian itu pelaku berjalan santai meninggalkan kucing tersebut.
Doni menduga pelaku sudah sering melakukannya. Hal itu karena pukulan pelaku mengenai bagian vital kucing.
"Logikanya, jika sekadar kesal, orang tidak paham mana titik fatal. Dan setelah sekali pukul, dia berlalu santai. Tidak emosional melanjutkan pukulannya, yang bisa memancing perhatian orang lain di sekitar," kata Doni.