Anjing Pitbull Lepas dari Ikatan, Serang Anak 9 Tahun hingga Luka di Bandung

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anjing Pitbull. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Anjing Pitbull. Foto: Shutter Stock

Seorang anak perempuan berinisial B (9) diserang anjing jenis pitbull di Kompleks Grand Cendana Residence, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Minggu (23/8) sore.

B, siswi kelas 3 sekolah dasar (SD), mengalami luka pada bagian kepala dan telinga akibat serangan tersebut. Ia dibawa ke Rumah Sakit Welas Asih dan masih menjalani perawatan intensif.

Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah rekaman kamera CCTV salah satu rumah di sekitar lokasi beredar. Dalam rekaman itu, terlihat seorang anak mengenakan pakaian berwarna biru diserang seekor anjing pitbull.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya menolong korban dan mengusir anjing hingga akhirnya melepaskan gigitannya.

Grendol, anjing campuran mastiff pitbull, berjalan di karpet merah pada Kompetisi Anjing Terjelek di Dunia di Petaluma, California, Jumat (21/6). Foto: AFP/JOSH EDELSON

Kapolsek Pameungpeuk Kompol Asep Dedi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan polisi menerima laporan masyarakat terkait seorang anak yang diserang anjing peliharaan warga.

Menurut Asep, kejadian bermula saat anjing tersebut dijemur oleh pemiliknya. Namun, anjing itu kemudian terlepas dari patok pengikat.

“Anjing pitbull peliharaan sedang dijemur, kemudian terlepas dari patok pengikat,” kata Asep, Senin (24/8).

Setelah lepas, anjing tersebut berlari menuju kawasan Kompleks Grand Cendana Residence. Saat itu, B sedang bermain di luar rumah.

“Anjing kemudian masuk ke dalam kompleks dan menyerang anak yang sedang bermain di luar rumah,” ujarnya.

Warga berupaya mengusir anjing jenis pitbul yang menggigit seorang anak di Arjasari, Kabupaten Bandung. Foto: Istimewa

Penyerangan terungkap setelah seorang saksi yang berada di dalam rumah mendengar suara teriakan dan tangisan anak. Saksi kemudian keluar dan melihat korban tengah diserang anjing.

Warga di sekitar lokasi langsung berupaya memberikan pertolongan. Korban akhirnya berhasil diselamatkan setelah anjing tersebut melepaskan gigitannya.

B kemudian dibawa ke Rumah Sakit Welas Asih oleh orang tuanya bersama pemilik anjing untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban masih dirawat di Rumah Sakit Welas Asih. Korban masih dalam perawatan intensif dokter,” kata Asep.

Selain mendapatkan perawatan akibat luka yang dialami, korban juga menjalani penanganan untuk mengantisipasi risiko setelah diserang anjing.

Asep menyebut, anggota Polsek Pameungpeuk Polresta Bandung bersama keluarga korban tengah mengupayakan pengambilan vaksin di Puskesmas Ciparay.

“Anggota Polsek Pameungpeuk Polresta Bandung bersama keluarga sedang mengambil vaksin di Puskesmas Ciparay,” tuturnya.

Polisi masih menangani kasus tersebut dan mendalami kronologi lepasnya anjing hingga masuk ke kompleks perumahan dan menyerang korban. Anjing tersebut merupakan peliharaan warga bernama Firmansyah (40).