Antisipasi Banjir dan Rob di Jakarta, Apa Langkah Rano Karno?
·waktu baca 2 menit

Pemprov DKI Jakarta mulai bergerak mengantisipasi banjir hingga rob dengan mengeruk sungai dan memperdalam bendungan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno sebelumnya sudah meninjau langsung lokasi pengerukan di Kali Krukut, Mookervaart, dan Waduk Pluit.
Nantinya hasil pengerukan tersebut akan dibuang ke tempat reklamasi yang ada di Ancol. Meski ia mengakui ada kendala untuk memindahkan muatan.
“Sebetulnya sudah ada. Kan di Ancol itu ada tempat reklamasi. Ada, sebetulnya. Cuma teknis kemarin agak sulit. Kan itu harus diangkut,” tutur Rano usai meninjau meninjau lokasi bazar produk kreatif di Gedung Ali Sadikin, Jakarta Utara, Senin (24/2).
Sementara hasil pengerukan dari Waduk Pluit, kata Rano, akan dibuang ke wilayah sekitar waduk. Namun, dia melanjutkan, pengerukan dari sungai atau kali lainnya akan tetap dibuang ke Ancol.
“Nah, jadi artinya kalau yang kemarin di Pluit mungkin itu di sekitar. Tapi wilayah yang lain semua akan dibuang di Ancol,” ucap pria yang akrab dipanggil Bang Doel ini.
Rencananya, pengerukan akan dilakukan di 13 aliran sungai dan sejumlah bendungan di Jakarta. Targetnya akan ada 1 juta meter kubik sedimen yang akan diangkut dalam periode pengerukan kali ini.
Selain itu, lebih dari 1.000 personel diterjunkan dalam operasi ini, dengan dukungan alat berat yang dilengkapi sistem pelacak GPS agar pergerakannya bisa dipantau secara real-time.
