Antisipasi Demo, KBRI Imbau WNI di Italia dan Prancis Tingkatkan Waspada

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma dan Paris mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Italia dan Prancis untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul rencana demonstrasi lanjutan pada Sabtu (24/10).
WNI diminta menghindari lokasi demo, memantau informasi resmi otoritas setempat, serta menyesuaikan rencana perjalanan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan transportasi.
KBRI Roma Imbau WNI Waspada Demo di 8 Kota Italia
KBRI Roma menyampaikan, sejumlah massa berencana menggelar demonstrasi di beberapa kota di Italia pada Sabtu (24/10). Kota-kota tersebut meliputi Roma, Milan, Florence, Turin, Bologna, Padua, Bari, dan Genoa.
Sehubungan dengan rencana aksi tersebut, KBRI Roma mengimbau WNI di Italia untuk memperhatikan hal-hal berikut:
Senantiasa meningkatkan kewaspadaan
Mencermati perkembangan situasi keamanan
Memantau informasi resmi dari otoritas setempat
Menghindari lokasi demonstrasi dan kerumunan massa
Menyesuaikan rencana perjalanan dengan mempertimbangkan kemungkinan gangguan transportasi serta mengikuti arahan aparat keamanan setempat
“KBRI Roma akan terus memantau perkembangan situasi an menjaga komunikasi dengan masyarakat Indonesia di Italia,” tulis KBRI Roma dalam unggahannya di Instagram, Sabtu (24/10).
“Dalam kondisi darurat atau memerlukan bantuan pelindungan WNI, masyarakat Indonesia dapat menghubungi hotline KBRI Roma di nomor +39 338 954 2333. WNI juga dapat menghubungi nomor darurat Italia 112,” sambungnya.
KBRI Paris Ingatkan WNI soal Jam Malam
Senada, KBRI Paris juga mengeluarkan imbauan terkait potensi gelombang aksi di Prancis pada Sabtu (24/10).
KBRI Paris meminta masyarakat Indonesia yang tinggal, sedang berkunjung, maupun berencana mengunjungi Prancis untuk meningkatkan kewaspadaan dan memantau perkembangan situasi demonstrasi.
Imbauan tersebut terutama ditujukan bagi WNI yang berada di Paris, Marseille, Lyon, Toulouse, Lille, Toulon, Rouen, Le Havre, Le Mans, dan sejumlah kota lainnya. Selain itu, KBRI Paris mengingatkan WNI untuk memperhatikan ketentuan jam malam yang berlaku di sejumlah wilayah.
"Ketentuan jam malam dapat berbeda di setiap wilayah, bergantung pada keputusan otoritas setempat," tulis KBRI Paris dalam unggahannya di Instagram.
WNI juga diminta memantau pengumuman resmi dari pemerintah daerah, kepolisian, dan operator transportasi sebelum bepergian. Langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan penutupan jalan dan gangguan transportasi.
KBRI Paris turut mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak berpartisipasi dalam aksi demonstrasi, menjauh dari lokasi unjuk rasa dan kerumunan massa, serta meninggalkan lokasi apabila situasi tidak kondusif. WNI juga diminta mengikuti arahan aparat keamanan setempat selama berlangsungnya demonstrasi.
Selain menjaga keselamatan diri, KBRI Paris mengingatkan masyarakat Indonesia agar berhati-hati dalam menyebarkan informasi terkait situasi keamanan di Prancis.
"Tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, bijak dalam memanfaatkan media sosial, dan senantiasa mengutamakan keselamatan diri serta keluarga," demikian imbauan KBRI Paris.
‘Dalam keadaan darurat atau apabila membutuhkan bantuan pelindungan WNI, masyarakat Indonesia dapat menghubungi Hotline Pelindungan WNI KBRI Paris: +33 6 21 12 21 09,” pungkasnya.
