Antisipasi Kecelakaan Berulang, KNKT Minta TransJakarta Buat Manajemen Risiko

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
(ki-ka) Plt Kasubkom LLAJ KNKT Wildan, Ketua KNKT Soerjanto, Dirut TransJakarta Yana Aditya, Kadishub DKI Syafrin Liputo, Kasubdit Gakkum Polda Metro AKBP Argo Wiyono saat konferensi pers soal kecelakaan TransJakarta, Rabu (22/12).  Foto: Jonathan Devin/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
(ki-ka) Plt Kasubkom LLAJ KNKT Wildan, Ketua KNKT Soerjanto, Dirut TransJakarta Yana Aditya, Kadishub DKI Syafrin Liputo, Kasubdit Gakkum Polda Metro AKBP Argo Wiyono saat konferensi pers soal kecelakaan TransJakarta, Rabu (22/12). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Bus TransJakarta terlibat sejumlah kecelakaan beberapa waktu lalu, untuk mengantisipasi hal serupa terulang Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memberikan rekomendasi yang harus dilakukan. Salah satunya meminta kepada pihak pengelola TransJakarta untuk membentuk organisasi tersendiri yang menangani soal risiko dan jaminan keselamatan.

"Kita memandang perlu di bawah struktur organisasi TransJakarta, perlunya penambahan satu slot lagi yang khusus memiliki tugas dan fungsi mengelola manajemen risiko serta mengelola jaminan keselamatan," kata Plt Kasubkom LLAJ KNKT, Ahmad Wildan kepada wartawan, Rabu (22/12).

Sebenarnya manajemen tersebut sudah ada dalam TransJakarta. Namun menurut Wildan manajemen risiko masih berupa unit tersendiri yang masih sangat kecil cakupannya.

"Saat ini unit serupa seperti itu sudah ada, namun masih terlalu kecil. Sehingga perlu ditingkatkan," ucapnya.

Terkait hal itu, Wildan meminta untuk meningkatkan unit tersebut menjadi sebuah unit yang sifatnya setingkat dengan direktorat dan berada langsung di bawah direktur utama.

"Untuk setingkat dengan direktorat di bawah direktur utama, oleh seorang direktur," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono pembentukan manajemen risiko tersebut guna mengurangi kecelakaan yang belakangan terus berulang.

"Sehingga tahun depan, kita ingin melihat bahwa, tingkat kecelakaan di transjakarta mulai turun," ucapnya.