News
·
10 Februari 2021 16:20

Antisipasi Macet, Lajur Sementara di KM 122 Tol Cipali yang Amblas Mulai Dibuat

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Antisipasi Macet, Lajur Sementara di KM 122 Tol Cipali yang Amblas Mulai Dibuat  (63033)
searchPerbesar
Proses perbaikan jalan amblas di Tol Cipali KM 122. Foto: Astra Cipali
Lalu lintas Jalan Tol Cipali pada siang ini terpantau ramai lancar. Namun, terjadi kepadatan mulai KM 126 sampai KM 117 karena diberlakukannya contraflow sejak terjadinya amblas di KM 122 arah Jakarta.
ADVERTISEMENT
Contraflow sepanjang 9 kilometer ini dilakukan hingga pembuatan jalan sementara di median selesai dalam 10 hari ke depan. Jalan sementara ini sebagai cara untuk mencegah kemacetan. Direktur Operasi Astra Tol Cipali Agung Prasetyo mengatakan per hari ini, Rabu (10/2), mulai dilakukan pengerjaan pembuatan jalan di lajur median KM 122.
"Astra Tol Cipali senantiasa memberikan upaya yang terbaik kepada pengguna jalan khususnya dalam penanganan keretakan jalan di KM 122 arah Jakarta. Hal ini dibuktikan dengan dimulainya pekerjaan pembuatan jalan sementara sepanjang 200 meter di median agar lalu lintas dapat kembali normal," kata Agung, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/2).
Antisipasi Macet, Lajur Sementara di KM 122 Tol Cipali yang Amblas Mulai Dibuat  (63034)
searchPerbesar
Kondisi lalu lintas Jalan Tol Cipali di sekitar ruas KM 122 terpantau ramai lancar. Foto: Astra Cipali
“Mulai hari ini kami sudah melakukan pekerjaan untuk pembuatan jalan sementara sepanjang 200 meter di median agar lalin dapat normal kembali," lanjut Agung. Agung mengatakan pekerjaan ini memakan waktu hingga 10 hari ke depan. Namun mulai Kamis (11/2), rekayasa lalin contraflow akan diperpendek menjadi 1 km agar lalin lebih lancar.
ADVERTISEMENT
Agung menambahkan untuk pekerjaan penanganan keretakan tanah di KM 122 arah Jakarta saat ini masih berkoordinasi dengan Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat. Diperkirakan pekerjaan akan berlangsung selama 1.5 bulan.
"Astra Tol Cipali memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jalan. Diimbau kepada para pengguna jalan untuk tetap waspada dan hati-hati dalam berkendara khususnya pada saat hujan, kecepatan kendaraan maksimal 70 Km/jam," kata dia.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020