Antrean Haji Panjang, Ketua MPR Minta Kemenag Prioritaskan Jemaah Lansia

16 November 2021 14:53
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Jemaah haji tiba untuk menghadiri musim haji di kota suci Saudi Mekkah, Sabtu (17/7). Foto:  Fayez Nureldine/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah haji tiba untuk menghadiri musim haji di kota suci Saudi Mekkah, Sabtu (17/7). Foto: Fayez Nureldine/AFP
ADVERTISEMENT
Ketua MPR Bambang Soesatyo atau akrab disapa Bamsoet, meminta Kemenag memprioritaskan jemaah haji lansia dalam penyelenggaraan haji dan umrah 1443 H.
ADVERTISEMENT
Sebab antrean haji di Indonesia kini semakin panjang buntut penundaan akibat COVID-19.
Bamsoet berharap Kemenag mengakomodasi kuota khusus bagi jemaah haji lansia yang sudah diatur dalam UU Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
“Mendukung pemerintah dalam hal ini Kemenag untuk membuat suatu keputusan yang memberi prioritas keberangkatan bagi antrean haji kepada kelompok lansia sebagaimana diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, yang menyatakan bahwa kalangan lansia mendapat kuota secara khusus dari total jemaah haji reguler,” kata Bamsoet, Selasa (16/11).
Ketua MPR Bambang Soesatyo pada upacara peringatan HUT ke-75 RI yang digelar secara virtual, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8). Foto: Biro Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Ketua MPR Bambang Soesatyo pada upacara peringatan HUT ke-75 RI yang digelar secara virtual, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8). Foto: Biro Sekretariat Presiden
Politikus Golkar itu mendukung Kemenag bersama pihak-pihak terkait untuk memberikan arahan dan solusinya yang mudah dipahami oleh kelompok lansia. Misalnya, mengarahkan para lansia untuk melaksanakan umrah terlebih dahulu.
ADVERTISEMENT
Ia menegaskan, calon jemaah haji lansia harus menjadi fokus perhatian pemerintah. Jangan sampai waktu keberangkatan haji mereka semakin lama, apalagi kuota haji di masa pandemi masih terbatas.
“Saya mengingatkan pemerintah bahwa panjangnya antrean haji Indonesia dan terbatasnya kuota haji yang diberikan harus menjadi concern pemerintah, khususnya terhadap dampak dari calhaj lansia. Mengingat, pelaksanaan kegiatan ibadah haji di tengah situasi pandemi saat ini dilaksanakan masih secara terbatas,” ujar Bamsoet.
“Saya meminta pemerintah untuk melakukan kajian dan perhitungan yang akurat soal penambahan besaran kuota jemaah haji lansia, sehingga waktu tunggu calhaj lansia tidak terlalu lama,” tandasnya.
Sebelumnya, Kementerian Agama terus mengupayakan kepastian keberangkatan bagi jemaah asal Indonesia baik untuk urusan umrah maupun haji.
ADVERTISEMENT
Terbaru Indonesia disebut sudah dapat kembali memberangkatkan jemaah haji dan umrah. Kabar ini disampaikan Kedutaan Besar Arab Saudi melalui nota diplomatik. Meski begitu, hingga kini belum diputuskan tanggal pasti untuk keberangkatannya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020