Antusiasme Namu Balai Kota Jakarta Tinggi, Pramono Akui Antrean Jadi Panjang

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan antusiasme warga terhadap program Namu Balai Kota Jakarta cukup tinggi. Tingginya minat tersebut membuat antrean pendaftaran di Balai Kota Jakarta menjadi panjang.
Pramono mengatakan tingginya antusiasme warga membuat pihaknya harus menerapkan sistem pergantian sif dalam proses pelayanan Namu Jakarta.
"Memang antusiasmenya tinggi sekali. Kan kita sampai ganti shift-shift sebenarnya," kata Pramono saat ditemui usai membuka Festival Olahraga Rakyat di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Minggu (4/10).
Menurut Pramono, antrean panjang terjadi karena antusiasme warga di luar perkiraan.
"Tetapi karena antusiasmenya yang di luar dugaan sehingga kemudian antreannya menjadi panjang," kata Pramono.
Meski demikian, antrean tersebut merupakan hal yang wajar karena program Namu Jakarta baru memasuki hari pertama.
"Tetapi prinsipnya adalah karena ini baru hari pertama pasti itu biasa terjadi," kata Pramono.
Pramono memastikan Pemprov DKI Jakarta akan membuka program tersebut secara rutin. Dengan demikian, warga Jakarta yang ingin mengetahui Balai Kota beserta seluruh isinya tetap memiliki kesempatan untuk mengikuti kegiatan tersebut.
"Tetapi kami akan secara rutin membuka itu supaya warga Jakarta yang pengin tahu tentang balai kota dan seluruh isinya kami persilakan," tuturnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menguji coba program "Namu Balai Kota" pada Sabtu (3/10). Dengan program ini, Pemprov membuka kompleks Balai Kota untuk dikunjungi masyarakat melalui sejumlah kegiatan, mulai dari tur ruang kerja hingga aktivitas komunitas dan layanan publik.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan uji coba "Namu Balai Kota" berlangsung pada Sabtu dan Minggu ini. Setelah tahap uji coba, program tersebut akan dibuka secara rutin setiap Sabtu.
"Hari Sabtu dan Minggu ini adalah uji coba terbuka untuk dikunjungi kepada seluruh masyarakat. Ini adalah kali pertama, jadi Adik-adik semuanya nanti menjadi tamu yang pertama di Balai Kota," kata Suharini di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (3/10).
