AP I Koordinasi dengan Maskapai soal Nasib Penumpang Terdampak Macet Ngurah Rai

30 Desember 2023 3:25 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Calon penumpang pesawat berjalan di Jalan Tol Bali Mandara setelah mobil yang ditumpanginya terjebak kemacetan saat akan menuju ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Badung, Bali, Jumat (29/12/2023). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Calon penumpang pesawat berjalan di Jalan Tol Bali Mandara setelah mobil yang ditumpanginya terjebak kemacetan saat akan menuju ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Badung, Bali, Jumat (29/12/2023). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali tengah berkoordinasi dengan pihak maskapai terkait nasib tiket penumpang terlambat imbas terjebak macet di Tol Bali Mandara. Akibat kemacetan sepanjang 1,5 kilometer ini, sejumlah wisatawan terpaksa berjalan kaki menuju ke bandara.
ADVERTISEMENT
"Koordinasi dengan pihak airlines pun kami lakukan agar dapat menyesuaikan jadwal keberangkatan dengan pertimbangan situasi kepadatan di wilayah Bali. Adapun kebijakan tersebut diantaranya dengan menjadwalkan ulang penumpang yang terlambat berangkat. Kami mohon maaf atas situasi ini," kata General Manager Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Handy Heryudhitiawan, kepada wartawan, Jumat (29/12).
Handy menuturkan, kemacetan di area Bandara Ngurah Rai mulai terjadi pada Pukul 13.00 WITA. Hal ini disebabkan kepadatan lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023-2024, yakni di Jalan Kediri dan Bypass Ngurah Rai, termasuk dari dan ke Bandara Ngurah Rai.
Calon penumpang pesawat menaiki ojek daring setelah mobil yang ditumpanginya sebelumnya terjebak kemacetan saat akan menuju ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Badung, Bali, Jumat (29/12/2023). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO
Untuk mengurai kemacetan ini, AP1 bersama Polres Bandara dan TNI AU telah menyesuaikan alur kendaraan dan menambah personel untuk mengatur lalu lintas.
ADVERTISEMENT
Mereka juga membuka akses bagi roda dua untuk dapat mengantar hingga drop zone, menyediakan ojek online, menyiapkan kendaraan roda dua yang dikendarai personil membantu penumpang yang membawa koper.
Selain itu, mereka juga telah menyiapkan trolley di dekat akses kendaraan untuk membantu penumpang membawa bagasi, menyiapkan dua unit boogie car untuk mobilisasi penumpang lansia, penumpang dengan anak dan penumpang yang membawa banyak bagasi.
"Kami turut mengimbau penumpang pesawat udara untuk berangkat menuju bandara lebih awal dari jadwal keberangkatan untuk menghindari potensi kepadatan di jalan menuju bandara," ucap Handy.
Sejak pukul 13.00 WITA hingga 22.00 WITA, Bandara Ngurah Rai telah melayani 213 pergerakan pesawat domestik dan 157 pergerakan pesawat internasional, baik kedatangan maupun keberangkatan.
ADVERTISEMENT