Apa Itu Malam Lailatulqadar?

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Langit senja kala Ramadhan (Foto: Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Langit senja kala Ramadhan (Foto: Unsplash)

Ada satu malam yang paling dicari-cari atau yang dinanti-nanti oleh seluruh umat Islam memasuki 10 hari terakhir Ramadhan, yaitu Lailatulqadar. Lailatulqadar adalah malam mulia yang diperingati sebagai malam diturunkannya Alquran, yang apabila seseorang melakukan amal kebaikan pada malam itu maka pahalanya akan dilipatgandakan setara dengan seribu bulan. Hal ini seperti yang dijelaskan Allah dalam Alquran Surat Al-Qadr 1-5 yang artinya:

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar".

Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada umatnya untuk melakukan iktikaf, berdiam diri dan berdoa di dalam masjid saat menyambut malam yang mulai tersebut. Nabi Muhammad menganjurkan beriktikaf di masjid untuk melakukan perenungan dan penyucian jiwa.

Iktikaf di Masjid Al Akbar (Foto: Risyal Hidayat/Antara)
zoom-in-whitePerbesar
Iktikaf di Masjid Al Akbar (Foto: Risyal Hidayat/Antara)

Masjid adalah tempat suci, tempat segala aktivitas kebajikan bermula. Di masjid, seseorang diharapkan merenung tentang diri dan masyarakatnya. Di masjid juga, seseorang dapat menghindar dari hiruk pikuk yang menyesakkan jiwa dan pikiran guna memperoleh tambahan pengetahuan dan pengayaan iman.

Itulah sebabnya ketika melakukan iktikaf, seseorang dianjurkan untuk memperbanyak doa dan bacaan Alquran atau bahkan bacaan-bacaan lain yang dapat memperkaya iman dan ketakwaan.

Adapun cara Nabi Muhammad beserta sahabat dan keluarganya beiktikaf di masjid adalah dengan melakukan salat tahajud, membaca kitab suci dan merenung sambil berdoa.

Salah satu doa yang paling sering dipanjatkan Nabi Muhammad adalah doa keselamatan dunia dan akhirat. "Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami kebajikan di dunia dan kebajikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka".

Lailatulqadar kemungkinan akan "diwujudkan" oleh Allah pada malam ganjil, tetapi mengingat umat Islam memulai awal puasa pada hari atau tanggal yang berbeda, maka usahakanlah dengan mencarinya di setiap malam 10 hari terakhir Ramadhan, dengan cara memperbanyak ibadah. Pastikan tidak ada satu malam pun yang tidak dihiasi dengan ibadah agar malam Lailatulqadar tidak terlewatkan.

Iktikaf di Masjid Al Akbar (Foto: Risyal Hidayat/Antara)
zoom-in-whitePerbesar
Iktikaf di Masjid Al Akbar (Foto: Risyal Hidayat/Antara)

[Baca juga: Berbondong-bondong Iktikaf di 10 Malam Terakhir ]