Apakah Aman Makan Ciki Ngebul saat Asapnya Sudah Hilang?
ยทwaktu baca 3 menit

Keracunan akibat jajanan 'ciki ngebul' menyebabkan puluhan anak di Jawa Barat harus mendapatkan perawatan secara medis. Sebanyak 28 anak menjadi korban, yang tersebar di Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Bekasi.
Kejadian keracunan ini terjadi pada November dan Desember 2022 lalu. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kemudian meminta rumah sakit dan Dinas Kesehatan (Dinkes) di kabupaten/kota untuk segera melapor jika menemukan kasus keracunan jajanan ciki ngebul.
Ciki ngebul adalah sebutan populer bagi jajanan bola-bola warna-warni yang menggunakan asap nitrogen. Jajanan ini digemari anak-anak karena mengeluarkan asap seperti naga.
Lantas apakah aman mengkonsumsi ciki ngebul saat asapnya sudah hilang?
Guru Besar Ilmu Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Ir. Nuri Andarwulan menjelaskan penggunaan nitrogen cair pada penyajian makanan dan minuman ini masih baru, sehingga saat ini belum ada batas aman atau hubungan antara dosis dan respons yang ditetapkan. Baik itu untuk ditelan, dihirup atau kontak langsung.
Berdasarkan data yang ada, tingkat keparahan cedera tergantung pada durasi dan area kontak, serta volume nitrogen cair yang tertelan atau kontak.
"Berapa banyak dosis yang menyebabkan dan berapa aman itu belum ada, sehingga panduan yang diberikan oleh regulator negara maju menyebut bahwa upayakan saat mengkonsumsi produk yang disajikan dengan nitrogen cair uapnya benar-benar sudah pergi," kata Nuri.
Pernyataan Nuri disampaikan dalam diskusi online bertema Kewaspadaan Dini Terhadap Penggunaan Nitrogen Cair Pada Produk Pangan Siap Saji, Rabu (11/1).
Uap yang sudah hilang itu menandakan ada potensi risiko yang rendah. Meski begitu tetap ada risiko karena konsumen tidak tahu apakah sisa atau residu nitrogen itu masih tertinggal di wadah dan ciki yang bentuknya berpori.
"Ciki itu, kan, bentuknya berpori siapa tau dia terperangkap dalam pori-pori itu. Apakah nitrogennya benar-benar sudah pergi? Ya tidak ada jaminan, siapa tahu dia karena masih dingin juga nitrogennya terperangkap di dalam ciki tadi," ucap Nuri.
Nuri memberikan sejumlah panduan bagi pembeli khususnya anak-anak yang ingin mengkonsumsi jajanan sejenis ciki ngebul.
"Instruksi yang jelas harus diberikan [oleh penjual] tentang cara menangani dan menelan produk ini yang disajikan dengan liquid nitrogen dengan aman saat melayani pelanggan," katanya.
Berikut lima hal yang harus diperhatikan sebelum mengkonsumsi jajanan yang mengandung nitrogen:
Jika anak-anak ingin mengkonsumsi hidangan yang disiapkan dengan liquid nitrogen, orang dewasa harus mengawasi mereka.
Konsumen harus menunggu beberapa menit sampai hidangan berhenti menguap atau mencapai suhu kamar untuk menghindari cedera termal.
Konsumen tidak boleh menyentuh sisa liquid nitrogen yang tertinggal di dasar mangkuk saji jika ada.
Konsumen juga harus meniup makanan ringan yang dilapisi liquid nitrogen agar menguap sepenuhnya sebelum dikonsumsi/ditelan.
Jika ada cedera atau ketidaknyamanan yang dialami setelah terpapar dengan camilan ini, konsumen harus mencari pertolongan medis sesegera mungkin.
Meski ada panduan saat memakan jajanan yang mengandung nitrogen seperti ciki ngebul, Nuri tetap menyarankan agar lebih baik tidak mengkonsumsinya sama sekali.
"Cara terbaik untuk menghindari cedera adalah dengan mengikuti tindakan pencegahan keselamatan ini atau menghindari makanan ini sama sekali," ujarnya.
