Arab Saudi Buka Area Sekitar Ka'bah, tapi Bukan untuk Umrah

7 Maret 2020 6:15 WIB
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
com-Ilustrasi Umrah Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi Umrah Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Arab Saudi segera membuka area Mataf atau tempat tawaf (mengelilingi Ka'bah 7 kali) pada Sabtu (7/3) pagi waktu setempat.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, area sekitar Ka'bah itu ditutup untuk disterilisasi dalam upaya mencegah virus corona pada Kamis (5/3) waktu setempat.
Dilansir Saudi Gazette, Imam Masjidil Haram sekaligus Presiden Urusan Dua Masjid Suci, Abdul Rahman bin Abdulaziz Al-Sudais, menyatakan area Mataf dibuka usai salat Subuh. Sebagai informasi, perbedaan waktu Indonesia dengan Arab Saudi yakni 4 jam.
Meski demikian, pembukaan area Mataf itu hanya untuk ibadah, bukan umrah. Sebab Arab Saudi masih memberlakukan penangguhan sementara umrah bagi warga negara asing dan domestik dalam rangka mencegah penyebaran virus corona.
Sejumkah pekerja berada di dekat Ka'bah yang kosong dari pada jemaah di dalam Masjidil Haram, Arab Saudi, Kamis (5/3). Foto: AFP/ABDEL GHANI BASHIR
Diketahui selain menutup area Ma'taf pada Kamis waktu setempat, Arab Saudi juga menutup Masjidil Haram dan Masjid Nabawi satu jam setelah salat Isya dan dibuka kembali satu jam sebelum Subuh.
ADVERTISEMENT
Wilayah Raudhah di Masjid Nabawi, ziarah ke pekuburan Baqi, tempat Mas'a atau jalur sa'i antara Safa dan Marwah juga ditangguhkan.
Jemaah pun dilarang itikaf, tidur, dan membawa makanan dan minuman ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.