Arab Saudi Izinkan Pasangan Turis Sewa Hotel Tanpa Bukti Surat Nikah

Pemerintah Arab Saudi telah mencabut beberapa aturan ketat bagi para turis asing. Salah satunya, Saudi kini memperbolehkan pria dan wanita turis asing untuk berbagi kamar tanpa perlu menunjukkan bukti pernikahan.
Kebijakan baru ini diumumkan oleh Komisi Pariwisata dan Warisan Nasional Arab Saudi lewat akun twitternya pada Minggu (6/10).
Tidak hanya pasangan asing, Arab Saudi juga memperkenankan wanita untuk menyewa kamar hotel tanpa kehadiran wali pria. Sebelumnya wanita harus didampingi oleh wali pria untuk bisa menyewa kamar hotel.
“Menyatakan wanita akan diizinkan menyewa kamar hotel dengan bukti identitas; kartu identitas untuk warga Saudi, kartu residensi untuk warga asing yang tinggal di Arab Saudi, atau paspor untuk turis,” tulis komisi tersebut seperti dilansir Associated Press, Senin (7/10).
“Hal yang sama juga berlaku untuk pasangan turis, tanpa perlu bagi mereka untuk menunjukkan surat nikah,” sambung komisi tersebut.
Pelonggaran aturan ketat ini terjadi setelah pemerintah Riyadh meluncurkan skema visa turis pertama untuk menarik wisatawan asing. Visa untuk warga asing sebelumnya hanya dikeluarkan untuk alasan tertentu seperti ziarah keagamaan, mengunjungi keluarga, atau bisnis, dan bukan untuk pariwisata.
Visa turis memungkinkan wisatawan untuk tinggal di Arab Saudi hingga 90 hari. Pemasukan dari visa turis adalah bentuk upaya Saudi mendiversifikasi perekonomian negara dari yang sebelumnya bergantung pada minyak.
Arab Saudi menargetkan pariwisata berkontribusi hingga 10 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Sebagai bagian dari upaya menarik pengunjung, Arab Saudi juga melonggarkan aturan berpakaian ketat untuk wisatawan asing. Wisatawan hanya diwajibkan untuk menutup bahu dan lutut.
Langkah ini dilakukan di tengah reformasi ekonomi oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Sebelumnya, Saudi telah mencabut larangan mengemudi bagi wanita dan membangun bioskop.
