Arahan Prabowo, Cak Imin Akan Keliling Pesantren Imbas Ponpes Al Khoziny Ambruk

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin usai meninjau Ponpes Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Kamis (2/10/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin usai meninjau Ponpes Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Kamis (2/10/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bakal menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait ambruknya musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. Yakni untuk memastikan pondok pesantren yang sedang dalam pembangunan atau renovasi terpenuhi unsur keamanannya.

Ia menyebut akan langsung berkoordinasi dengan sejumlah kementerian terkait untuk melakukan pengecekan konstruksi bangunan ponpes. Cak Imin akan keliling ke ponpes-ponpes.

"Saya akan mengecek secara saksama kondisi bangunan pondok pesantren dengan bantuan kementerian/lembaga terkait agar tidak ada lagi peristiwa gedung rubuh yang memakan korban jiwa," kata Menko Cak Imin dalam keterangannya, Senin (6/10).

Cak Imin mengungkapkan, arahan presiden ini untuk memastikan setiap santri dapat belajar dengan aman dan nyaman di pondok pesantren. Terlebih, jaminan keamanan dan keselamatan dalam proses belajar mengajar di lingkungan pesantren itu juga bakal mendorong terciptanya santri-santri yang memiliki daya saing.

"Pak Prabowo ingin setiap anak-anak bangsa yang menimba ilmu di pondok pesantren terjamin keamanan dan keselamatannya. Beliau menegaskan setiap anak-anak bangsa harus dijaga," ujarnya.

"Pondok pesantren sejak dahulu menjadi pelopor upaya pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu keamanan dan keselamatan santri wajib terjamin," sambungnya.

Evakuasi hari ke-7 korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. Foto: Dok. Tim SAR

Untuk itu, lanjut Cak Imin, Kemenko PM berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk memastikan kejadian runtuhnya ponpes Al Khoziny ini tidak terulang di masa mendatang.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 53 orang meninggal dunia dan 13 lainnya masih belum ditemukan.

"Kemenko PM akan berkoordinasi dengan Kementerian PU untuk memberikan bantuan kepada pondok pesantren yang tengah membangun dan merenovasi gedung. Seperti, bantuan tenaga ahli teknik agar bangunannya terjamin aman dan kokoh," tutur dia.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden Prabowo meminta kepada Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar untuk memperhatikan dan memperbaiki pondok pesantren yang perlu dicek struktur bangunannya.

Permintaan itu disampaikan Prabowo pada rapat terbatas yang digelar di kediaman pribadinya di Jl. Kertanegara, Jakarta Selatan. Rapat itu diunggah dalam akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet pada Minggu (5/10) malam.

"Presiden memerintahkan Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar untuk memeriksa sekaligus memperbaiki Pondok Pesantren resmi yang perlu dicek kekuatan struktur bangunannya," tulis Teddy dikutip Senin (6/10).

"Serta memberikan bantuan dan menekankan kepada pemilik Pondok untuk memperhatikan betul proses renovasi atau pengembangan gedung bila hendak membangun pondoknya," tambah dia.