Arnold Putra Temui Puan-Dasco Usai Dibebaskan dari Myanmar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Arnold Putra (kiri) yang pernah berperkara dan sempat ditahan di Myanmar berbicara dengan sejumlah pimpinan DPR di ruang Rapat Pimpinan, Jakarta, Kamis (24/7). Foto: Instagram/ @sufmi_dasco
zoom-in-whitePerbesar
Arnold Putra (kiri) yang pernah berperkara dan sempat ditahan di Myanmar berbicara dengan sejumlah pimpinan DPR di ruang Rapat Pimpinan, Jakarta, Kamis (24/7). Foto: Instagram/ @sufmi_dasco

Seorang WNI yang dikenal sebagai selebgram dan desainer, Arnold Putra, dibebaskan dari tahanan oleh otoritas Myanmar. Ia tiba kembali di Indonesia pada Senin, 21 Juli 2025. Arnold lalu menemui pimpinan DPR.

Arnold diterima oleh Ketua DPR Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, dan Cucun Ahmad Syamsurijal. Ada pula Wakil Ketua Komisi I DPR Budi Satrio Djiwandono.

Ketua DPR RI Puan Maharani serta Pimpinan DPR RI lainnya Saan Mustopa, Cucun Ahmad Syamsurijal dan juga Pimpinan Komisi I DPR RI menerima delegasi, WNI yang pernah berperkara dan sempat ditahan di Myanmar Arnold Putra di ruang Rapat Pimpinan DPR. Foto: Instagram/ @sufmi_dasco

Nasib Arnold Putra yang ditahan junta militer Myanmar sempat jadi pembahasan dalam rapat Komisi I DPR. Pimpinan DPR juga merespons dengan meminta pemerintah bergerak melakukan diplomasi untuk membebaskan Arnold Putra.

Dalam pertemuan itu, Arnold tak menyangka perhatian pemerintah Indonesia sangat besar kepadanya. Dia menyebut, ada banyak tahanan lain dari berbagai negara maju tapi tak punya sikap seperti pemerintah Indonesia.

"Saya juga kaget sangat berterima kasih, sangat diperhatikan, diperjuangkanlah. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah karena sebenarnya warga negara lainnya yang dibilang negara maju tapi Indonesia kerja sama dengan cepat mengeluarkan saya sampai saya ada di tanah air lagi," kata Arnold Putra.

Arnold Putra (kiri) yang pernah berperkara dan sempat ditahan di Myanmar berbicara dengan sejumlah pimpinan DPR di ruang Rapat Pimpinan, Jakarta, Kamis (24/7). Foto: Instagram/ @sufmi_dasco

Diunggah Dasco

Momen ini diunggah oleh Dasco di akun Instagramnya @sufmi_dasco. Dalam unggahannya, Dasco mengatakan, upaya diplomasi Indonesia sukses.

"Indonesia telah berhasil menempuh upaya diplomasi pertahanan dengan pemerintah Myanmar dalam membebaskan Arnold Putra," kata Dasco dikutip, Jumat (25/7).

"Kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri, DPR RI dan pemerintah mengimbau untuk tetap berhati-hati dalam bertindak, khususnya di negara yang tengah berkonflik," pesan Dasco.

Kasus Arnold Putra: Divonis 7 Tahun

Arnold sebelumnya ditahan oleh otoritas Myanmar sejak 20 Desember 2024. Ia dituduh memasuki wilayah Myanmar secara ilegal melalui perbatasan Thailand dan berinteraksi dengan kelompok bersenjata yang dikategorikan sebagai organisasi terlarang oleh pemerintah militer Myanmar, seperti People’s Defense Force (PDF) dan Karen National Liberation Army (KNLA).

Atas tuduhan tersebut, Arnold dijerat dengan pelanggaran Undang-Undang Imigrasi 1947, Undang-Undang Anti-Terorisme, serta Undang-Undang Perkumpulan Terlarang Pasal 17(2), dan dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara di Insein Prison, Yangon.

Kementerian Pertahanan RI pertama kali menerima informasi soal penahanan Arnold pada 4 Juli 2025. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kemhan segera melakukan langkah proaktif dengan menginisiasi pendekatan diplomasi pertahanan untuk bantuan kemanusiaan.

Penyerahan selebgram Arnold Putra (tengah) bersama dokumennya dari pihak Myanmar, Juli 2025 Foto: Dok Kemhan RI

“Upaya tersebut dilaksanakan Kemhan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Bapak Hashim Djojohadikusumo dan Sasakawa Peace Foundation (SPF), yang secara intensif membangun komunikasi dengan pemerintah Myanmar sehingga dapat dibebaskan dan dipulangkan ke tanah air yang disambut pihak Kemlu,” ujar Kepala Biro Informasi dan Hubungan Antarlembaga Kemhan, Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang, dalam siaran pers, Senin (21/7).

SPF memiliki kerja sama erat dengan Kemhan sejak 2023 melalui program Military Personnel Exchange, sebuah inisiatif pertukaran personel militer antarnegara. Jalur diplomatik dan mediasi intensif yang dilakukan bersama mitra internasional akhirnya menghasilkan persetujuan Pemerintah Myanmar untuk membebaskan Arnold.

Kemhan RI mengimbau Arnold Putra untuk lebih berhati-hati dan bijak saat bepergian ke luar negeri, terlebih ke negara yang sedang dilanda konflik internal. Diharapkan pengalaman ini menjadi pelajaran berharga dan tidak terulang kembali di masa mendatang.

Sekilas Profil Arnold Putra

Warga menunjukkan tampang selebgram WNI AP yang ditangkap di Myanmar. Foto: kumparan

Arnold Putra dikenal sebagai seorang desainer dan selebgram yang kerap menarik perhatian publik. Ia memiliki gaya desain yang unik, tak jarang memicu kontroversi karena penggunaan material tidak lazim.

Sebagai seorang selebgram, Arnold sering memamerkan gaya hidup dan perjalanannya ke berbagai tempat ekstrem, termasuk berjumpa kelompok bersenjata MILF di Mindanao, Filipina. Dia memiliki 118 ribu pengikut di Instagram.

instagram embed