Artis Tiktok di Bali Telanjang demi Menyelinap dan Mencuri di Kantor Pegadaian

8 Agustus 2022 20:26
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Artis Tiktok rela telanjang demi nyelip dan mencuri di Kantor Gadai di Bali. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Artis Tiktok rela telanjang demi nyelip dan mencuri di Kantor Gadai di Bali. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Pencuri berinisial TG (27), yang membobol sebuah pegadaian bernama "Pusat Gadai" di Kota Denpasar, Bali, ternyata seorang artis Tiktok.
ADVERTISEMENT
TG melakukan aksi pencurian tanpa busana alias telanjang demi mudah menyelinap ke ruang penyimpanan pegadaian.
"Bisa dibilang seperti itu (pelaku artis Tiktok). Yang bersangkutan sangat aktif sekali di media sosial khususnya Tiktok," kata Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Made Hendra Agustina saat jumpa pers, Senin (8/8).
Hendra mengatakan, pelaku ditangkap atas patroli siber yang dilakukan polisi di media sosial. Polisi mencocokkan tato dua garis di tangan kanan pelaku yang terekam di CCTV milik kantor pegadaian dengan visual di akun Tiktok miliknya.
Pelaku memiliki dua akun Tiktok, yakni @taufikartistiktok dan @taufikartistiktokkkkk. Pelaku memiliki sekitar 26 ribu orang pengikut.
"Dari hasil penyelidikan kami menemukan satu akun Tiktok di mana orang yang berada di akun tersebut mempunyai ciri-ciri yang sangat identik, mungkin 100 persen identik (dengan pelaku yang terekam di CCTV)," katanya.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan pengakuannya kepada polisi, pelaku sempat melakukan percobaan pencurian di kantor pegadaian tersebut pada 2020. Percobaan tersebut gagal sehingga pelaku kembali beraksi pada Minggu (24/7).
Pelaku awalnya mengebor pintu jeruji besi ruang penyimpanan. Ia lalu telanjang dan masuk ke ruang penyimpanan. Pelaku ternyata tidak bisa mengambil barang berharga di lemari baja ruang penyimpan. Lemari tersebut dilengkapi kode atau kunci.
Ilustrasi pencurian. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pencurian. Foto: Shutterstock
Pelaku akhirnya merusak dan mencuri dua unit rekaman CCTV yang ada di bagian depan kantor pegadaian. Uang hasil curiannya digunakan untuk membeli satu unit ponsel.
"Ada berapa luka gores di tubuh tersangka karena kesulitan masuk," kata Hendra.
Dalam kasus ini, kantor pegadaian mengalami kerugian Rp 3,3 juta. Polisi berhasil menangkap pelaku pada Jumat (29/7). Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal lima tahun.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020