kumparan
10 Juli 2019 11:01

Arus Lalin Menuju Parung Dialihkan karena Tiang Beton Tol BORR Ambruk

Jalan arah Parung dan arah ke Kota Bogor ditutup karena salah satu tiang beton Tol BORR ambruk. Foto: Asep Hidayat/kumparan
Ambruknya salah satu tiang beton Tol Bogor Ring Road Seksi IIIA (Simpang Yasmin- Simpang Semplak) di depan Perumahan Taman Sari Persada, Kota Bogor, membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi macet. PT Marga Sarana Jabar (MSJ) selaku anak usaha PT Jasa Marga yang mengoperasikan jalan Tol BORR menghentikan pekerjaan sementara dengan alasan keamanan.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama PT MSJ Hendro Atmodjo menjelaskan, penghentian sementara dilakukan untuk mengevaluasi metode pelaksanaan protek secara menyeluruh bersama pihak kontraktor PT PP dan konsultan PT Indec KSO.
Selain itu, arus lalu lintas menuju Parung juga akan dialihkan sementara dibantu pihak kepolisian yang mengarahkan di lapangan.
“Saat ini kami juga bekerja sama dengan kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan yang menuju arah Parung dialihkan ke Simpang Yasmin lalu ke Simpang Semplak/Atang Sanjaya, begitupun sebaliknya. Kami menargetkan siang hari ini arus lalu lintas diupayakan dapat berfungsi normal kembali,” jelas Hendro dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/7).
Video
Selain itu, untuk mengidentifikasi penyebab ambruknya tiang, hari ini tim Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) akan melakukan peninjauan ke lokasi kejadian. Nantinya, mereka akan melakukan penelitian dan mengevaluasi agar tidak terulang lagi ke depannya.
ADVERTISEMENT
Hendro memastikan hanya ada dua pekerja yang mengalami luka ringan akibat kejadian ini. Mereka juga sudah mendapatkan penanganan di rumah sakit terdekat.
Tiang beton proyek Tol BORR yang ambruk. Foto: Asep Hidayat/Kumparan
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sebanyak dua orang pekerja mengalami luka ringan akibat material dan saat ini sudah dalam perawatan,” kata Hendro.
Atas kejadian ini, jasa Marga dan PT MSJ memohon maaf atas ketidaknyamanan. Pihaknya akan melakukan tindakan preventif dan korektif untuk tetap mengedepankan unsur-unsur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) demi memastikan keamanan serta kenyamanan pengguna jalan.
Sampai saat ini, petugas masih membersihkan material yang berserakan di jalan. Jalanan akan kembali dibuka setelah dipastikan tidak ada lagi sisa-sisa material dari ambruknya tiang tersebut.
"Upaya pembersihan dari jam 05.30 WiB sampai saat ini. Semoga jam 13.00 WIB nanti sudah clear dan sudah bisa dilalui kendaraan, kalaupun ada tahap pengawasan dari kepolisian dan (Dinas) Perhubungan setempat," tutup Hendro.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan