AS-China Akan Susun Aturan Pengamanan AI dalam Pertemuan Puncak Trump-Xi Jinping

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump mengunjungi Kuil Langit (Temple of Heaven) di Beijing (14/5/2026). Foto: Evan Vucci/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump mengunjungi Kuil Langit (Temple of Heaven) di Beijing (14/5/2026). Foto: Evan Vucci/REUTERS

Delegasi Amerika Serikat (AS) dan China akan membahas aturan pengamanan atau guardrails kecerdasan buatan (AI) dalam pertemuan puncak Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing, Jumat (15/5).

Kedua negara juga disebut akan menyusun protokol praktik terbaik guna mencegah aktor non-negara mendapatkan akses ke model AI paling canggih.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan penting bagi Washington mempertahankan keunggulan atas Beijing dalam perlombaan teknologi AI.

"Yang paling penting adalah AS tetap mempertahankan keunggulannya atas China dalam AI," kata Bessent dalam wawancara dengan CNBC.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Foto: VALENTIN FLAURAUD/AFP

Menurut dia, ketertarikan China membahas guardrails AI menunjukkan isu keamanan teknologi kini menjadi perhatian bersama kedua negara.

"Apa yang tidak ingin kami lakukan adalah menghambat inovasi," ujar Bessent.

"Jadi tanggung jawab kami adalah menemukan perhitungan terbaik agar bisa mendapatkan inovasi maksimal sekaligus tingkat keamanan tertinggi," lanjutnya.

Pembahasan AI menjadi salah satu agenda baru dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) Trump-Xi di Beijing, di tengah persaingan teknologi yang semakin ketat antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut.