AS Eksekusi Mati Pelaku Pembunuhan Sadis Gunakan Kursi Listrik

Pemerintah Negara Bagian Tennessee, Amerika Serikat, mengeksekusi mati narapidana Edmund Zagorski. Pelaksanaan eksekusi dilakukan menggunakan kursi listrik.
Zagorski merupakan orang pertama yang dieksekusi mati di Tennessee sejak 2007 lalu. Pelaksanaan hukuman mati diambil usai Mahkamah Agung menolak banding terakhir yang diajukan napi berusia 63 tahun ini.
Keputusan pelaksanaan hukuman sempat ditolak salah seorang hakim Sonia Sotomayor. Ia menyampaikan kekhawatiran atas cara eksekusi di Tennessee yang menggunakan kursi listrik dan suntikan.
Penolakan Sotomayor tak mengubah keadaan. Zagorski pun menolak disuntik mati dan memilih mengakhiri hidupnya di kursi listrik.

Zagorski sebelum dihukum mengatakan, dia yakin akan lebih cepat mati dan tak akan merasa sakit berlebih saat berada di kursi listrik dibanding disuntik cairan pembunuh.
Menurut keterangan pemerintah negara bagian Tennessee ,eksekusi dilakukan di Penjara Riverband di Nashville pada Kamis (2/11).
Sebelum dieksekusi Zagorski sempat memberikan satu kalimat terakhir, "mari bersenang-senang". Tak cuma itu, ia juga meminta sup tulang babi dan masakan buntut babi sebagai santapan terakhirnya.
Penggunaan kursi listrik untuk eksekusi mati jarang dilakukan. Sejak 2000 lalu, hanya 14 orang naripidana yang dihukum dengan cara tersebut.
Zagorski merupakan pelaku pembunuhan kejam pada 1983. Ia melakukan dua aksi pembunuhan terhadap John Dotson dan Jimmy Porter.
Aksi tersebut dilakukan ketika mereka tengah melakukan transaksi ganja. Zagorksi menembak Dotson dan Porter lalu menggorok leher mereka dan kemudian kabur setelah merampok barang milik para korbannya.
